Kasus Nasionalisasi, Venezuela Harus Bayar ExxonMobil 1,6 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 10/10/2014, 19:19 WIB
EditorErlangga Djumena

LONDON, KOMPAS.com - Unit penyelesaian sengketa dari Bank Dunia (ICSID) memerintah Venezuela membayar 1,6 miliar dollar AS pada ExxonMobil Corp. Dana ini merupakan kompensasi atas nasionalisasi Cerro Negro Project dan kerugian lainnya yang diderita Exxon.

Tahun 2007 silam Venezuela memang aktif menasionalisasi aset perusahaan energi asing. Tujuannya, untuk mendongkrak pendapatan negara sehingga bisa menjalankan program pengentasan kemiskinan.

Menganggapi keputusan tersebut, Menteri Luar Negeri Venezuela  Rafael Ramirez menyebut, keputusan tersebut berlebihan. Sebab tuntutan tersebut lebih besar dari nilai aset Exxon yang di nasionalisasi pemerintah Venezuela.

Namun Exxon menganggap keputusan tersebut keputusan yang adil. Exxon menganggap kompensasi yang telah diberikan pemerintah atas aset yang dinasionalisasi tidak memuaskan. "Kami menerima kebijakan pengambilalihan aset kami asal sesuai dengan harga pasar," ujar manajemen Exxon seperti dikutip dari BBC.

Selain menghadapi Exxon, Pemerintah Venezuela juga sedang menghadapi gugatan yang sama dari 20 perusahaan swasta lainnya. (Roy Franedya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.