Satu Lagi, Dukungan Pemisahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kompas.com - 11/10/2014, 11:21 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Terpilih Joko "Jokowi" Widodo sudah mengindikasikan pemisahan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif ketika menyatakan kabinetnya akan berjumlah 34 kementerian.

Indikasi ini didukung pula oleh Presiden Direktur PT ILTHABI Rekatama, Ilham Akbar Habibie. Ilham memang tidak menyatakan bahwa pemisahan kedua entitas ini adalah hal yang mutlak dilakukan. Dia hanya mengungkapkan bahwa jika keduanya disatukan, akan terjadi pemaksaan.

"Saya tidak tahu perlu jadi kemernterian atau tidak. Yang jelas, fungsi jangan di kementerian itu. Kalau (pariwisata) digabungkan dengan industri kreatif, susah ya. Kalau dia dijadikan satu, tentu diinginkan adanya hubungan, padahal tidak selalu," ujarnya.

Ilham mengungkapkan bahwa dia sendiri sudah mendengar beberapa pendapat mengenai pemisahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Menanggapi pendapat tersebut, dia mengungkapkan bahwa sektor pariwisata di Tanah Air pun masih harus dikembangkan.

"Kita sering salahkan kurang promosi atau promosinya tidak konsisten. Perlu perencanaan jangka panjang. Contoh Malaysia dengan Malaysia Trully Asia. Dia punya kontrak puluhan tahun, lama. Indonesia, pemerintah selalu bicara dalam waktu 5 tahun. Pemerintah punya kendala anggaran, jadi tidak optimal," ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X