Kompas.com - 13/10/2014, 09:09 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melakukan tukar guling saham PT Dayamitra Telekomunikasi dengan saham milik PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mendapat sorotan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Wasit persaingan usaha ini menyatakan akan segera menelusuri proses swap saham bernilai Rp 11,06 triliun yang transaksinya telah diumumkan pada Jumat (10/10/2014).

Sebelumnya, rencana Telkom melepas saham Mitratel memang dalam pantauan KPPU. Sorotan KPPU tertuju kepada kriteria di dalam proses lelang terbuka yang dilakukan Telkom. Bagi KPPU, kriteria yang dibuat mengarah pada pihak tertentu agar keluar menjadi pemenang. Selain itu, penguasaan menara oleh TBIG dapat dipandang menimbulkan posisi dominan.

Komisioner KPPU, Syarkawi Rauf, mengatakan akan menggelar rapat pekan ini untuk membahas masalah tersebut. "Kami akan mendalami kasus ini dan sejauh ini KPPU belum memiliki kesimpulan," kata Syarkawi kepada KONTAN, Minggu (12/10/2014).

KPPU menyatakan tidak mempersoalkan potensi kerugian negara dalam tukar saham ini karena isu ini menjadi domain DPR. KPPU hanya akan melihat apakah ada potensi jalinan kerjasama dua perusahaan menara ini akan membentuk struktur pasar baru yang mengarah ke monopoli bisnis menara atau tidak.

Telkom menukar 49 persen saham Mitratel dengan 5,7 persen saham baru TBIG dengan nilai transaksi Rp 11,06 triliun. Selain itu, Telkom juga punya opsi untuk menukar 51 persen saham Mitratel dengan 8 persen saham baru TBIG dalam waktu dua tahun. Yang jelas, catatan KONTAN, pasca transaksi ini, TBIG memiliki 15.134 menara atau 36,08 persen dari total menara di Indonesia.

Transaksi tukar guling saham ini berpotensi menimbulkan masalah karena terjadi pada masa transisi parlemen dari anggota DPR periode lama ke DPR periode baru. Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra mengatakan penjualan saham Mitratel ini telah disetujui Komisi VI DPR lama.

Saat ini Eka dan anggota DPR baru belum membahasnya lagi. "Kami akan ajukan kembali masalah ini untuk dibahas ulang di Komisi VI,” jelasnya. Mantan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Arief Minardi membantah telah menyetujui penjualan saham Mitratel oleh Telkom.

Sedangkan Aria Bima, anggota Fraksi PDI Perjuangan yang pernah menyusun rekomendasi panja aset BUMN menolak memberi keterangan. "Saya sedang sibuk," kata Aria. (Benedictus Bina Naratama, Fahriyadi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani: Digitalisasi UMKM Dorong Peningkatan Transaksi

Sri Mulyani: Digitalisasi UMKM Dorong Peningkatan Transaksi

Whats New
Per Agustus 2022, Pemerintah Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto

Per Agustus 2022, Pemerintah Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto

Whats New
Ditjen Pajak Evaluasi Insentif PPN Rumah dan PPnBM Kendaraan Bermotor

Ditjen Pajak Evaluasi Insentif PPN Rumah dan PPnBM Kendaraan Bermotor

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 46 Dibuka, Ini Cara Daftarnya

Kartu Prakerja Gelombang 46 Dibuka, Ini Cara Daftarnya

Whats New
Dirjen Pajak Pastikan Data Wajib Pajak Masih Aman dari Serangan Hacker

Dirjen Pajak Pastikan Data Wajib Pajak Masih Aman dari Serangan Hacker

Whats New
Nilai Tukar Rupiah Kembali Ke Level Rp 15.250 Per Dollar AS

Nilai Tukar Rupiah Kembali Ke Level Rp 15.250 Per Dollar AS

Whats New
Optimalisasi Sistem dan Teknologi Jadi Kunci Kesuksesan Digitalisasi Distribusi Pupuk PKT

Optimalisasi Sistem dan Teknologi Jadi Kunci Kesuksesan Digitalisasi Distribusi Pupuk PKT

Whats New
Perpres 112/2022 Dinilai Tak Dukung Transisi dari PLTU Batubara, Mengapa?

Perpres 112/2022 Dinilai Tak Dukung Transisi dari PLTU Batubara, Mengapa?

Whats New
Menkop: Minyak Makan Merah Sudah SNI, Jangan Ada Lagi Keraguan

Menkop: Minyak Makan Merah Sudah SNI, Jangan Ada Lagi Keraguan

Whats New
Ajak Dokter Diaspora Kembali ke Indonesia, Erick Thohir Janjikan KEK Kesehatan Canggih

Ajak Dokter Diaspora Kembali ke Indonesia, Erick Thohir Janjikan KEK Kesehatan Canggih

Whats New
Pemerintah Tambah Kuota Pertalite dan Solar, Bagaimana Kualitasnya?

Pemerintah Tambah Kuota Pertalite dan Solar, Bagaimana Kualitasnya?

Whats New
BLK Komunitas Diminta Dorong Minat Masyarakat dalam Berwirausaha

BLK Komunitas Diminta Dorong Minat Masyarakat dalam Berwirausaha

Rilis
Harga Minyak Mentah ICP September 2022 Turun, Jadi 86,07 Dollar AS Per Barrel

Harga Minyak Mentah ICP September 2022 Turun, Jadi 86,07 Dollar AS Per Barrel

Whats New
Hadapi Resesi Global, UMKM Harus Diperkuat

Hadapi Resesi Global, UMKM Harus Diperkuat

Whats New
Kementerian PUPR Ungkap Investor Asing Minat Bangun Perumahan di IKN Nusantara

Kementerian PUPR Ungkap Investor Asing Minat Bangun Perumahan di IKN Nusantara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.