Cegah Praktik Monopoli, Pemprov Jabar dan KPPU Perpanjang Kerjasama

Kompas.com - 13/10/2014, 14:19 WIB
Kantor KPPU Daniel Prabowo/KONTANKantor KPPU
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka pencegahan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di Jawa Barat, Senin, (13/10/2014).

MoU yang ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Ketua KPPU M. Nawir Messi ini merupakan perpanjangan kerjasama sebelumnya yang ditandatangani pada 27 Juni 2013 tahun lalu.

"KPPU ini adalah lembaga negara yang dibuat berdasarkan Undang-Undang untuk mengawasi praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di Jawa Barat," kata pria yang akrab disapa Aher ini usai melakukan penandatangan di Gedung Sate, Bandung.

Aher mengaku khawatir akan terjadinya kecurangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di Jabar. "Makanya kami kerjasama, kami persilakan (KPPU) untuk mengawasi. Ketika ada (praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat), KPPU punya kewenangan untuk melakukan penindakan," katanya.

Sementara itu, ditempat yang sama Ketua KPPU M. Nawir Messi mengatakan, kelembagaannya terus berjalan dalam memberantas praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. "Ada atau tidak ada MoU, kita terus jalan, kita terus bekerja untuk mencapai situasi yang kondusif," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X