AirAsia Berani Lakukan "Manuver" seperti Lion, tetapi...

Kompas.com - 23/10/2014, 14:21 WIB
Pesawat AirAsia. DOK AIRASIA INDONESIAPesawat AirAsia.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indonesia AirAsia mengaku berani melakukan manuver seperti Lion Air menjadi pengelola bandara. Tetapi, AirAsia menunggu pemerintah membuka seluas-luasnya kesempatan kepada pihak swasta mengelola bandara lain.

"Kita berani, tapi bandara di mana lagi? (Di Jakarta) kan cuma Halim. Kita harapkan kelak pemerintah membuka (kesempatan) itu," ujar Presiden Direktur Indonesia Air Asia Sunu Dwiatmoko di Tangerang, Kamis (23/10/2014).

Terkait manuver Lion mengelola Bandara Halim Perdanakusuma, Sunu mengatakan, apa yang dilakukan Lion merupakan strategi bisnis sejak beberapa tahun lalu. Dia menilai, masuknya swasta menjadi pengelola bandara merupakan awal yang baik bagi bisnis penerbangan ke depan.

Oleh karena itu, menurut Sunu, jika pemerintah memberikan kesempatan kepada Air Asia untuk mengelola bandara, maka maskapai milik Tony Fernandes itu mengaku akan senang. "Kalau disuruh ngelola kita pasti seneng," kata dia.

Sebelumnya, Lion Group sangat berhasrat mengembangkan Bandar Udara Halim Perdanakusuma dengan fasilitas lengkap. Hal itu dibuktikan Lion dengan menggandeng kontraktor PT Adhi Karya (Perseso) Tbk sebagai pembuat desain proyek tersebut.

Alasan Lion menginvestasikan dananya untuk pengembangan Bandara Halim Perdanakusuma bukan muncul tiba-tiba. Lion, menurut Direktur Umumnya Edward Sirait, sudah memiliki rencana sejak tahu 2004 di mana manajemen melihat bahwa bandara tersebut merupakan jawaban atas tersendatnya pembangunan dan meluapnya penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Direktur Lion Air: Insting Bos Saya Luar Biasa...



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X