Menanti Sosok Dirut Pertamina Pilihan Rini Soemarno

Kompas.com - 03/11/2014, 11:11 WIB
Pertamina Kompas.comPertamina
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampai saat ini pemerintah belum juga menunjuk dan mengumumkan Direktur Utama PT Pertamina. Padahal, terhitung 31 Oktober lalu Plt Dirut Pertamina Muhammad Husein telah memasuk usia pensiun.

Siapa sosok yang bakal menempati posisi strategis ini sampai saat ini masih teka-teki. Santer terdengar kabar bahwa Menteri BUMN Rini Soemarno bakal menunjuk kakaknya Ari Soemarno untuk menempati posisi Dirut Pertamina.

Tapi, Ekonom Dahniz Anzara Simanjuta menilai Rini  tidak akan mengambil kebijakan tersebut. "Dirinya tidak mungkin nekat. Tapi bisa saja mengangkat orang-orang dekat seperti Raden Priyono. Tetapi bila itu dilakukan terang Pertamina berpotensi menjadi bancakan," katanya, Minggu (2/10/2014) kemarin.

Menurutnya, cita-cita mewujudkan Pertamina sebagai BUMN berkelas internasional bakal sulit tercapai. Jika posisi Dirut Pertamina didikuasi kelompok tertentu.

"Tidak penting dari internal atau dari eksternal, yang paling penting adalah punya komitmen untuk mendorong Pertamina menjadi BUMN berkelas international dan mengelola pertamina lebih transparan dan akuntabel, bersih dari praktik pemerasan dari penguasa," paparnya.

Dahnil menegaskan sosok Dirut Pertamina arus memiliki rekam jejak bersih, dan bebas dari vested interest dari kelompok mana pun, karena pertamina selama ini masih menjadi bancakan bagi penguasa.

Selain itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan Transaksi Keuangan (PPATK) juga turut dilibatkan. Sebagaiman hal yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kala menyeleksi menteri-menterinya.

"KPK ikut serta dalam proses seleksi Dirut tersebut, KPK bisa tersandera karena bisa jadi mereka bersih di record KPK tapi bisa jadi di aparatur hukum yang lain tidak, atau masalah lainnya. Maka ada baiknya KPK tidak terlibat dalam proses tersebut," tutupnya.

Beberapa nama disebut-sebut bakal menduduki posisi Dirut Pertamina, di antaranya, Raden Priyono, Ahmad Faisal, Fredrich Siahaan dan Karyulianto.

Terkait munculnya nama-nama tersebut, khususnya nama Raden Priyono, Kordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW Firdaus Ilyas mensinyalir Priyono mengetahui sepak terjang PT Kernel Oil Pte Ltd sejak SKK Migas masih bernama BP Migas. (Yudho Winarto)



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penetapan NIP CPNS, Ini Dokumen-dokumen yang Wajib Diunggah

Penetapan NIP CPNS, Ini Dokumen-dokumen yang Wajib Diunggah

Whats New
Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Whats New
Harga Rp 300 Jutaan, Ini Lelang Rumah 2 Lantai di Bogor dan Tangerang

Harga Rp 300 Jutaan, Ini Lelang Rumah 2 Lantai di Bogor dan Tangerang

Spend Smart
Terus Merugi, Boeing Dikabarkan Bakal PHK 7.000 Karyawan

Terus Merugi, Boeing Dikabarkan Bakal PHK 7.000 Karyawan

Whats New
Telkom Hadirkan SEA Today, Ririek: Semoga Kanal Ini Bawa Indonesia Mendunia

Telkom Hadirkan SEA Today, Ririek: Semoga Kanal Ini Bawa Indonesia Mendunia

Whats New
Libur Panjang, Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta dalam 2 Hari

Libur Panjang, Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta dalam 2 Hari

Whats New
5 Rumah di Bekasi Dilelang Online, Harga Mulai Rp 120 Juta

5 Rumah di Bekasi Dilelang Online, Harga Mulai Rp 120 Juta

Spend Smart
Sidak Lapangan, KKP Ingin Pelaku Ekspor Benih Lobster Taati Aturan

Sidak Lapangan, KKP Ingin Pelaku Ekspor Benih Lobster Taati Aturan

Whats New
Perhatikan 3 Hal Ini Saat Transaksi Elektronik

Perhatikan 3 Hal Ini Saat Transaksi Elektronik

Spend Smart
Menkop Teten: UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Menkop Teten: UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Whats New
Upah Minimum Tak Naik, Tahun Depan Subsidi Gaji Berlanjut?

Upah Minimum Tak Naik, Tahun Depan Subsidi Gaji Berlanjut?

Whats New
Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Teguran hingga Diberhentikan, Sanksi untuk Kepala Daerah yang Tak Ikuti SE Upah Minimum

Teguran hingga Diberhentikan, Sanksi untuk Kepala Daerah yang Tak Ikuti SE Upah Minimum

Whats New
Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Smartpreneur
BLT UMKM Diperpanjang, Kemenkop UKM Minta Pemda Lakukan Ini

BLT UMKM Diperpanjang, Kemenkop UKM Minta Pemda Lakukan Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X