Pendapatan Per Kapita Indonesia Makin Tertinggal Jauh dari Malaysia

Kompas.com - 06/11/2014, 14:30 WIB
Ilustrasi: Masyarakat kelas menengah berbelanja di sebuah mal di Jakarta KOMPAS.com/Krismas Wahyu UtamiIlustrasi: Masyarakat kelas menengah berbelanja di sebuah mal di Jakarta
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com
- Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla diharapkan bisa merancang strategi jangka menengah untuk melakukan lompatan besar pembangunan, seiring dengan makin tertinggalnya pendapatan per kapita penduduk Indonesia jika dibandingkan negara berkembang lainnya di kawasan Asia.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini menjelaskan, jika membandingkan dengan negara-negara sesama Asia yang mengawali pembangunannya pada saat yang sama, yakni tahun 1960an, maka posisi Indonesia hampir sama dengan negara-negara itu.

"Tapi saat ini Indonesia ditinggal jauh oleh Singapura, Korea Selatan, dan bahkan Malaysia. PDB per kapita Indonesia telah disusul China dan sekarang sedang dikejar oleh Vietnam," kata Hendri dalam presentasinya bertajuk 'Indonesia 2015 and Beyond: Reinventing Economic Priorities', Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Namun demikian, Hendri menambahkan, selain perlunya melakukan lompatan pertumbuhan ekonomi, Indonesia juga perlu menekan kesenjangan. Dalam sepuluh tahun terakhir, PDB per kapita Indoensia telah meningkat dari 1.076 dollar AS menjadi 3.475 dollar AS. Namun demikian kesenjangan pendapatan pada periode yang sama justru makin lebar.

Menurut Hendri, indikator kesenjangann ini tidak boleh dilepaskan dari penyusunan RPJMN. "Bagaimana RPJMN, pembangunan tidak menyisakan hal-hal seperti ini, inequality," tukas Hendri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X