Garap Bali, Ancol Incar Kerja Sama dengan Disneyland atau Universial Studio

Kompas.com - 11/11/2014, 12:33 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski rencana mengembangkan kawasan wisata baru di luar Jakarta belum kunjung terealisasi, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) tidak habis akal. Perusahaan ini terus berburu lokasi lain untuk kepentingan ekspansi bisnis.

Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol Gatot Setyowaluyo menjelaskan, rencana ekspansi ke luar Jakarta, salah satunya ke Solo, masih terganjal perizinan. "Kami sedang mengkaji kerjasama dengan pemerintah daerah. Banyak aturan yang harus dipenuhi secara legalitas," terangnya dalam paparan publik, Senin (10/11/2013).

Nah, PJAA kini sedang menjajaki kerjasama dengan swasta untuk membangun kawasan wisata baru di Jimbaran, Bali. Luas lahannya mencapai 200 hektare (ha) yang bakal dipakai untuk rekreasi dan properti.

Sayang, Gatot enggan membocorkan siapa yang akan menjadi mitra PJAA. Dia juga belum bisa memastikan kapan proyek ini bisa terlaksana.

Yang jelas, PJAA berniat menggandeng operator taman hiburan dari Amerika Serikat (AS) atau membeli hak patennya. "Bisa Universal Studio, Disneyland, atau Warner Bros," sebut Gatot.

Di Ancol, Jakarta Utara, PJAA juga tidak berhenti memperluas lahan bisnis.  Perusahaan ini akan mereklamasi empat pulau dari 17 pulau yang ditawarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yaitu pulau I seluas 405 ha, pulau J seluas 316 ha, pulau K seluas 32 ha, dan pulau L seluas 447 ha. Kelak di masing-masing pulau akan berdiri kawasan wisata serta properti.

Saat ini PJAA sudah mulai menguruk pulau K dan pulau L, masing-masing diharapkan selesai pada 2015 dan 2018. Setelah itu PJAA mau langsung tancap gas membangun wahana Dufan Ocean di atas pulau K.

Untuk mereklamasi saja, Gatot memperkirakan butuh dana senilai Rp 20 triliun-Rp 25 triliun. Sebagai salah satu sumber pendanaan, Jaya Ancol akan menerima suntikan modal pemerintah sebesar Rp 1,5 triliun pada 2015.

Genjot bisnis rekreasi

Hingga kini, bisnis rekreasi masih menjadi tulang punggung Jaya Ancol. Gatot bilang, bisnis rekreasi menyumbang 60 persen-70 persen pendapatan PJAA, sisanya dari properti serta perdagangan dan jasa.

Halaman:
Sumber


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RI Bidik Ekspor Produk Biomassa Cangkang Sawit ke  Jepang

RI Bidik Ekspor Produk Biomassa Cangkang Sawit ke Jepang

Whats New
Cara Top Up DANA lewat BSI Mobile dan ATM BSI dengan Mudah

Cara Top Up DANA lewat BSI Mobile dan ATM BSI dengan Mudah

Spend Smart
Kemenaker Dorong Perusahaan Segera Daftarkan Pekerjanya yang Belum Terdaftar Jamsostek

Kemenaker Dorong Perusahaan Segera Daftarkan Pekerjanya yang Belum Terdaftar Jamsostek

Whats New
Mie Sedaap Ditarik di Hong Kong, Ini Kata BPOM

Mie Sedaap Ditarik di Hong Kong, Ini Kata BPOM

Whats New
Kementerian PUPR Targetkan Penyelesaian 9 Bendungan Hingga Akhir 2022

Kementerian PUPR Targetkan Penyelesaian 9 Bendungan Hingga Akhir 2022

Whats New
BTPN Salurkan Kredit Rp 149,26 Triliun hingga Akhir Juni, Masih Didominasi Segmen Korporasi

BTPN Salurkan Kredit Rp 149,26 Triliun hingga Akhir Juni, Masih Didominasi Segmen Korporasi

Whats New
5 Tips Memilih Investasi yang Aman, Apa Saja?

5 Tips Memilih Investasi yang Aman, Apa Saja?

Whats New
Bank Raya Tunjuk Ida Bagus Jadi Dirut Baru, Gantikan Kaspar Situmorang

Bank Raya Tunjuk Ida Bagus Jadi Dirut Baru, Gantikan Kaspar Situmorang

Whats New
Bantu Perusahaan Bangun Relasi dengan Stakeholder, Tada Gifting Diluncurkan

Bantu Perusahaan Bangun Relasi dengan Stakeholder, Tada Gifting Diluncurkan

Whats New
Pendapatan Klinko (KLIN) Naik 215 Persen pada Semester I-2022

Pendapatan Klinko (KLIN) Naik 215 Persen pada Semester I-2022

Whats New
Astra Internasional Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Astra Internasional Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Krisis Inggris, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Cukup Kuat

Krisis Inggris, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Cukup Kuat

Whats New
Sucofindo Buka Lowongan Kerja untuk Pegawai Kontrak, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Sucofindo Buka Lowongan Kerja untuk Pegawai Kontrak, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Work Smart
Syarat dan Cara Membuat Akun Pendataan Tenaga non-ASN BKN 2022

Syarat dan Cara Membuat Akun Pendataan Tenaga non-ASN BKN 2022

Whats New
BRI Buka Lowongan Kerja Lewat Jalur Program BFLP hingga 11 Oktober

BRI Buka Lowongan Kerja Lewat Jalur Program BFLP hingga 11 Oktober

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.