Kompas.com - 14/11/2014, 15:02 WIB
Otoritas Jasa Keuangan KONTANOtoritas Jasa Keuangan
Penulis Tabita Diela
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memantau kisruh perebutan kepemilihan PT Cipta Televisi Indonesia, antara Mbak Tutut dan PT Berkah Karya Bersama, di mana saat ini stasiun televisi itu berada di bawah PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC).

Ketika ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK Nurhaida menuturkan bahwa pihaknya bertindak sebagai pengawas pasar modal. OJK akan angkat bicara untuk mengklarifikasi hal-hal yang akan berefek pada kepentingan publik. "Saya mungkin belum komentar itu dulu," tukas Nurhaida, Jumat (14/11/2014).

Menurut Nurhaida, prinsip yang ada di pasar modal adalah keterbukaan. Munculnya berita soal kisruh di tubuh MNC di media, tutur Nurhaida, merupakan salah satu bentuk keterbukaan tersebut. Hanya saja, OJK tidak akan tinggal diam bila di antara pemberitaan tersebut ada hal melenceng yang perlu diklarifikasi.

"Intinya, kalau ada hal yang dilihat OJK, sebagai pengawas, ada hal yang perlu diklarifikasi. Nah, dalam tahap klarifikasi tidak semuanya bisa diungkap dulu ke publik. Dalam klarifikasi kita butuh waktu untuk penelaahan secara lebih detil, kemudian kita lihat apakah ada dampaknya terhadap publik atau tidak," ujarnya.

Nurhaida menegaskan, yang tidak boleh terjadi adalah kejadian penting tidak diungkap ke publik. Nurhaida mengimbuhkan, kegelisahan emiten dan perbedaan pandangan di sekitar emiten memang wajar terjadi.

"Bagi OJK, apakah informasi ke publik itu valid atau tidak. Ini yang dilakukan tahap klarifikasi. Kadang-kadang yang sampai ke publik belum seluruhnya. Ini yang diklarifikasi. Sepanjang informasi sudah terungkap ke media, ketentuan itu sudah dipenuhi. Yang penting begitu. Untuk kondisi apapun bagi emiten, itu ada dua sisi, positif dan negatif," imbuhnya.

Menurut Nurhaida, apabila semua investor punya persepsi yang sama, tentu tidak akan ada transaksi. "Ada persepsi bahwa sesuatu bagus, semua ingin membeli tidak ada yang menjual, tidak ada transaksi," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mahkamah Agung telah menolak permohonan peninjauan kembali yang diajukan PT Berkah Karya Bersama dan menguatkan kepemilikan stasiun televisi TPI oleh Siti Hardiyanti Rukmana.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Whats New
LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota 'Nusantara'

LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota "Nusantara"

Whats New
Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Rilis
Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Whats New
Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Whats New
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Whats New
Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Rilis
Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Whats New
Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Work Smart
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Whats New
Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Whats New
Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Whats New
Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Whats New
Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Whats New
Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.