Kompas.com - 18/11/2014, 16:58 WIB
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Pasokan bahan bakar minyak (BBM) masih aman di seluruh daerah di Indonesia pascapenaikan harga BBM bersubsidi. Hal itu disampaikan Pelaksana tugas Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Muhammad Husen.

"Warga yang ramai memburu BBM semalam tidak akan memengaruhi jumlah pasokan minyak di sejumlah daerah," kata Muhammad Husen di Jakarta, Selasa (18/11/2014), seperti dikutip Antara.

Ia menjelaskan, Pertamina sudah menambah pasokan menjelang penaikan BBM sehingga tidak berkurang jumlah penggunaan rata-rata.

"Kami sudah antisipasi dan berusaha tetap menjaga pasokan harian aman di semua wilayah," ujarnya.

Perkiraan perubahan pasokan terjadi satu minggu setelah penaikan. Setiap daerah akan dipasok sesuai kebutuhan sehari-hari.

"Seminggu kedepan masih menghabiskan pasokan hitungan lama, nanti akan kami sesuaikan lagi," katanya.

Ia berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kesadaran akan hemat BBM demi menjaga ketersediaan minyak.

"Jangan khawatirkan masalah pasokan, yang penting sama-sama berhemat saja demi kepentingan bersama," tambahnya.

Pemerintah memutuskan harga premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 dan harga solar naik dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. Dengan kenaikan tersebut, konsumsi pertamax diprediksi naik empat kali lipat. (baca: Pertamina: Harga Premium Naik, Konsumsi Pertamax Akan Naik 400 Persen)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.