Ini Penyesuaian Tarif Kereta Api Setelah Kenaikan Harga BBM

Kompas.com - 18/11/2014, 20:04 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menaikkan tarif kereta api setelah adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 2.000. Kenaikan tarif KA, menurut Kemenhub, relatif bervariasi.

"Untuk tarif KA Ekonomi jarak jauh kenaikan rata-rata sebesar Rp 13.000," ujar Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Sementara itu, kenaikan KA Ekonomi juga terjadi untuk KA Ekonomi jarak sedang, yaitu rata-rata sebesar Rp 9.000, dan KA Ekonomi jarak dekat atau lokal kenaikannya rata-rata Rp 3.000.

Selain KA Ekonomi jarak jauh, sedang, dan dekat, kenaikan tarif juga terjadi pada KRD, yaitu sebesar Rp 2.000. Sementara KRL, kata Jonan, tidak mengalami kenaikan tarif.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi pada Senin (17/11/2014). Kenaikan itu meliputi kenaikan premium dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 dan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.