Menteri Susi Harapkan Peran NGO dalam Pemulihan Bencana

Kompas.com - 24/11/2014, 12:40 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, terlihat
terharu saat disambut ratusan pegawainya saat tiba di rumah pribadinya
di Pangandaran, Sabtu (1/11/2014) pagi. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAMenteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, terlihat terharu saat disambut ratusan pegawainya saat tiba di rumah pribadinya di Pangandaran, Sabtu (1/11/2014) pagi.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menilai, peran non-government organization (NGO) dalam penanganan bencana bisa ditingkatkan.

"Recovery itu bukan hanya asistensi fisik, tetapi juga livelihood, khususnya economy livelihood sehingga kegiatan ekonomi jalan lagi. Asistensi yang sangat penting adalah ekonominya," kata Susi kepada wartawan, seusai membuka International Seminar on the 10 Years Commemoration of the 2004 Indian Ocean Tsunami, Senin (24/11/2014).

Menurut Susi, selama ini NGO atau organisasi non-profit hanya memberikan bantuan fisik. Padahal, bantuan itu akan menjadi kesia-siaan jika tidak ada asistensi untuk menghidupkan perekonomian.

"Nah, kalau ngasih kapal ke nelayan, terus tidak ada yang beli (pasar), nelayan disuruh makan apa? Makan ikannya semua?" ungkap Susi.

Susi menilai, salah jika NGO beranggapan bahwa mereka tidak bisa bersinergi dengan bisnis untuk menghidupkan ekonomi korban bencana. "Kan mereka katanya nonprofit organization enggak bisa kerja sama dengan bisnis. Saya pikir itu salah," tandas dia.

Dengan adanya pasar, korban bencana diharapkan tidak tergantung lagi dan bisa hidup mandiri pada kemudian hari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X