Kompas.com - 02/12/2014, 15:00 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, pemerintah terus mengkaji perkembangan harga bahan bakar minyak (BBM). Dengan harga minyak dunia yang berada di bawah 70 dollar AS per barrel, Sudirman mengatakan, Kementerian ESDM telah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro untuk menghitung kembali harga BBM bersubsidi di Indonesia.

"Kemudian, mengusulkan akan merumuskan mekanisme subsidi yang lebih efektif seperti apa," kata Sudirman, Selasa (2/12/2014).

Namun, ketika ditanyakan adakah rencana pemerintah menurunkan harga premium, Sudirman menjelaskan kemungkinan itu bisa saja diambil. Untuk hal ini, Sudirman mengatakan, Rabu (3/12/2014), dia akan kembali rapat dengan Menteri Keuangan.

"Prinsipnya harga subsidi tidak boleh melampaui harga keekonomian. Jadi, sudah pasti kalau kecenderungannya (harga) turun terus, akan ada peninjauan secara keseluruhan soal kebijakan subsidi," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.