Bank Mutiara Harus Lepas 7,5 Persen Saham Jika Mau Jadi Emiten BEI

Kompas.com - 03/12/2014, 17:27 WIB
Bank Mutiara images.kontan.co.id Bank Mutiara
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta manajemen PT Bank Mutiara untuk memenuhi ketentuan, jika ingin menjadi perusahaan tercatat di BEI. Adapun salah satu syaratnya, perlu melepas saham ke publik sebesar 7,5 persen.

"Kita tunggu, mau terus listing atau tidak. Kalau mau terus, harus mau memenuhi peraturan kita, sahamnya 7,5 persen dan ketentuan lain juga harus diikuti," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen, Jakarta, Rabu (3/12/2014).

Menurut Hoesen, sampai saat ini posisi BEI masih menunggu kelanjutan dari pemegang saham Bank Mutiara. Saat ini, perseroan telah menyampaikan keterbukaan informasi terkait transaksi penjualan saham.

Sementara, mengenai sahamnya pun, BEI tidak serta-merta langsung menghapusnya walaupun sudah melebihi waktu dua tahun di-suspend.

"Arahnya belumn mau diubah oleh pemegang saham dan masih berjalan, sehingga kita tidak delisting (saham Bank Mutiara). Cuma ini kasus khusus karena diambil LPS. ini kan untuk perbaikan industri keuangan," tuturnya.

Seperti diberitakan, perusahaan asal Jepang J-Trust resmi mengambil sebesar 99,99 persen saham Bank Mutiara dengan nilai Rp 4,41 triliun dibayar tunai kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X