Menteri Susi: Setelah Moratorium, Laut Indonesia Sepi...

Kompas.com - 10/12/2014, 15:22 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Kompas.com / RODERICK ADRIAN MOZESMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mengungkapkan bahwa setelah adanya moratorium perizinan kapal besar,  perairan Indonesia menjadi sepi dari kapal-kapal besar penangkap ikan. Saat ini, kata dia, kapal yang ada di laut adalah kapal-kapal kecil nelayan lokal.

"Setelah aksi moratorium, kalau kita melihat data satelit, laut Indonesia jadi sepi, Pak," ujar Susi saat menjadi pembicara dalam acara Rapat Kerja Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Susi kembali menjelaskan, aksi illegal fishing di laut Indonesia sangatlah merugikan negara. Dalam satu tahun, kata dia, potensi kerugian negara bisa mencapai Rp 300 triliun.

Setelah moratorium dilakukan, dampaknya sangatlah positif. Selain membuat nelayan-nelayan lokal mudah menangkap ikan, sektor kelautan juga menyumbang deflasi ketika sektor lain menyumbang inflasi.

"Illegal fishing menyumbang data deflasi berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik). Semua sektor inflasi, tetapi sektor kelautan malah deflasi. Itu prestasi di tengah ekonomi yang pahit karena inflasi," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X