Luncurkan "Call Center" 151, Jonan Siap "Semprot" Operator Nakal

Kompas.com - 17/12/2014, 08:37 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMenteri Perhubungan Ignasius Jonan, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan call center 151 untuk menampung keluhan masyarakat seputar tranportasi umum. Nantinya, laporan masyarakat akan langsung ditindaklanjuti oleh Kemenhub.

Bahkan, operator angkutan umum bisa kena "semprot" Menteri Perhubungan Ignasius Jonan apabila terbukti tidak memberikan layanan yang baik kepada masyarakat.

"Sekarang, para pelaut yang kesulitan sertifikasi jadi lapor ke saya," ujar Jonan, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Lebih lanjut kata Jonan, dengan adanya call center dan email Kemenhub , dirinya mengaku jadi lebih mengetahui problem layanan di masyarakat. Menurut dia, dengan mengetahui keluhan masyarakat maka dia bisa cepat menegur operator.

Sementara itu, Sekertaris Jenderal Kemenhub Santoso Eddy Wibowo mengatakan, Kemenhub akan bertindak tegas menegur operator angkutan umum yang tidak memberikan layanan maksimal.

"Ya pastinya akan kita tegur misalkan pesawat selalu delay, kan ada batas waktunya tu. Apakah dikasih makan atau tidak," kata dia.

Santoso pun berharap agar nantinya call center 151 bisa mendapatkan respon yang baik dari masyarakat untuk melaporkan semua pelayanan angkutan umum.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X