BI: Rupiah Akan Kembali Menguat di Bawah Rp 12.500 Per Dollar AS

Kompas.com - 18/12/2014, 16:07 WIB
Ilustrasi dollar AS SHUTTERSTOCKIlustrasi dollar AS
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai tukar rupiah sempat drop ke level Rp 12.900 per dollar Amerika Serikat pada Selasa (16/12/2014) terimbas kekhawatiran pelaku pasar global akan terjadi krisis di Rusia. Ketika itu, Rusia menaikkan bunga acuan sebesar 650 basis poin naik menjadi 17 persen dari 10,5 persen.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan, apa yang terjadi di Rusia adalah krisis politik terkait perlawanan terhadap Ukraina. "Kalau investor sudah bisa mencerna masalah Rusia, nanti rupiah bisa kembali lagi di bawah 12.500," ujar Mirza di Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Mirza mengatakan, level rupiah pada kisaran Rp 11.900 - Rp 12.300 per dollar AS masih baik. Ketika rupiah tertekan sampai Rp 12.600 per dollar AS, BI akan hadir di pasar untuk stabilisasi.

Sekadar informasi, kurs tengah BI (Jisdor) hari ini, rupiah diperdagangkan di level Rp 12.565 per dollar AS. Kemarin, rupiah di posisi Rp 12.720 per dollar AS. (Margareta Engge Kharismawati)

Baca tentang


Sumber Kontan
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X