Kemenhub Larang Pegawainya Cuti Natal-Tahun Baru

Kompas.com - 19/12/2014, 08:49 WIB
Pegawai Kementerian Perhubungan menonton film dokumenter di Ruang Mataram, Kemenhub, Jakarta, Selasa (9/12/2014). KOMPAS.com/YOGA SUKMANAPegawai Kementerian Perhubungan menonton film dokumenter di Ruang Mataram, Kemenhub, Jakarta, Selasa (9/12/2014).
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Perhubungan dilarang mengajukan cuti saat Natal dan Tahun Baru 2015.

"Kementerian Perhubungan dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru 2015 juga akan membuka posko-posko selama 24 jam," kata Plt Dirjen Perhubungan Darat Sugihardjo didampingi Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Surakarta Yosca Herman Sudrajat saat meninjau persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2015 di Terminal Bus Tirtonadi Solo, Kamis (19/12/2014).

Dia mengakui Posko Natal dan Tahun Baru sebelumnya tidak buka sampai 24 jam, tetapi posko sekarang ini diminta untuk buka 24 jam. "Untuk itu kami minta petugas-petugas di daerah juga bisa melaksanakan," katanya.

Menyinggung kondisi jalan, Sugihardjo mengatakan sebelum 24 Desember jalan di pantura sudah baik termasuk betonisasi jalan semua sudah jadi.

"Sebenarnya tanggal 20 Desember 2014 betonisasi jalan di pantura itu sudah selesai, tetapi masih belum kering," katanya.

Ia juga mengingatkan untuk pelayanan dalam angkutan bus agar diperhatikan pula masalah tiket. "Untuk harga tiket khususnya bus malam atau yang jarak jauh jangan ditulis tangan tetapi harus distempel ini untuk menghindari hal-hal yang tidak baik," katanya.

Sedangkan masalah jumlah armada, Sugihardjo mengatakan semuanya tidak ada masalah dan telah dipersiapkan dengan baik.

Sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga menangguhkan cuti seluruh pegawainya untuk mendukung pelayanan angkutan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015.

"Selain itu, program angkutan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 di bidang keamanan dan ketertiban akan dilaksanakan tambahan pengawalan kereta api (KA) oleh personel Polri sesuai kebutuhan," kata Kepala Daerah Operasional (DAOP) 1 PT KAI Heru Isnadi di Jakarta, Rabu (17/12/2014).



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X