Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Kompas.com - 23/12/2014, 16:39 WIB
Presiden Joko Widodo saat memimpin Rapat Kabinet di Istana Presiden, Senin (17/11/2014). KOMPAS.com/SABRINA ASRILPresiden Joko Widodo saat memimpin Rapat Kabinet di Istana Presiden, Senin (17/11/2014).
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah mencanangkan target baru dalam pertumbuhan ekonomi. Presiden Joko Widodo mengumumkan langsung target yang sebelumnya 5,2 persen menjadi 7 persen. Target itu disebut Jokowi akan dicapai dalam tiga tahun mendatang.

“Setiap tahun ingin ada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik seperti yang sudah saya sampaikan. Paling tidak, setelah tiga tahun ke depan kita sudah memiliki pertumbuhan di atas 7 persen,” ujar Jokowi usai menggelar rapat bersama menteri dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Untuk mencapai target itu, Jokowi mengungkapkan pemerintah akan mulai memfokuskan pada pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, kereta api, dan waduk yang mulai dibangun pada awal tahun. Jokowi mengingatkan agar seluruh pengerjaan fisik bisa segera dilakukan setelah tender dilakukan.

“Jangan sampai kita memulai proyek pada pertengahan. Karena perserapan anggaran itu akan sangat menentukan tumbuh tidaknya tahun depan ekonomi kita,” ucap Jokowi.

Agus Martwowardoyo menuturkan, untuk mencapai target itu, pemerintah dihadapkan tantangan untuk melakukan penghematan di sektor yang tidak produktif serta dialihkan ke sektor produktif. Pemerintah juga diharapkan untuk melibatkan dunia usaha untuk mencapai pertumbuhan optimal.

“Presiden ingin ada stabilitas sistemn keuangan. Kami tidak hendaki tinggi kemudian turun. Kami mau berkesinambungan. Tadi Pak Wapres berikan ulasan tentang aturan perizinan. Kami juga bicara upaya pendalaman pasar keuangan, supaya pembiayaan pembangunan bisa selalu dijaga,” tutur Agus.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.