Kompas.com - 30/12/2014, 11:44 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com —
AirAsia Indonesia, dalam siara persnya hari ini, mengatakan bahwa semua penerbangan rute domestik dan internasional maskapai tetap beroperasi normal.

Maskapai yang berafiliasi dengan AirAsia dari Malaysia tersebut menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat yang mengatasnamakan Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko terkait perubahan jadwal dan pembatalan penerbangan.

AirAsia memiliki kebijakan untuk memberikan notifikasi kepada semua penumpang terkait perubahan ataupun pembatalan jadwal penerbangan sebelum tanggal efektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Notifikasi tersebut akan disampaikan melalui telepon, surat elektronik, ataupun pesan singkat yang dikirim oleh tim pre-flight kami," tulis maskapai itu dalam siaran pers tersebut, Selasa (30/12/2014).

AirAsia Indonesia meminta calon penumpang untuk menghubungi call center di nomor 021-29270999 atau 08041333333 atau situs www.airasia.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

AirAsia QZ8501 dilaporkan hilang kontak dengan pusat pengendalian udara pada Minggu (28/12/2014) pukul 07.24 WIB. Pesawat tujuan Singapura itu lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya, pada pukul 05.35 WIB dengan mengangkut 162 orang.

AirAsia Indonesia menyatakan, Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC tersebut dalam kondisi layak terbang dan telah melakukan perawatan terjadwal terakhir pada 16 November 2014.

Kapten Pilot Irianto yang memimpin penerbangan pesawat QZ8501 memiliki 20.537 jam terbang dan 6.053 jam di antaranya terbang bersama maskapai ini, sedangkan Kopilot Remi Emmanuel Plesel memiliki pengalaman 2.247 jam terbang.

Baca juga:
Cari AirAsia, BPPT Terjunkan Kapal Canggih Penemu Adam Air
Pesawat Hilang, Jonan Akan "Review" Bisnis AirAsia di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat dan Cara Buka Rekening Tabungan Haji lewat BSI Mobile

Syarat dan Cara Buka Rekening Tabungan Haji lewat BSI Mobile

Whats New
Menteri ESDM Gelar Raker dengan Menperin, Bahas Isu Krisis Energi

Menteri ESDM Gelar Raker dengan Menperin, Bahas Isu Krisis Energi

Whats New
Faktur Adalah: Pengertian, Fungsi, Komponen, dan Jenisnya

Faktur Adalah: Pengertian, Fungsi, Komponen, dan Jenisnya

Earn Smart
Kebijakan Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat Baru Diterapkan 2 Minggu Lagi

Kebijakan Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat Baru Diterapkan 2 Minggu Lagi

Whats New
Simak Cara Transfer DANA ke GoPay, OVO dan ShopeePay

Simak Cara Transfer DANA ke GoPay, OVO dan ShopeePay

Spend Smart
Harga Voucher Netflix di Alfamart, Berikut Cara Beli dan Cara Pakainya

Harga Voucher Netflix di Alfamart, Berikut Cara Beli dan Cara Pakainya

Whats New
5 Cara Cek Tarif Tol di Indonesia dengan Mudah dan Praktis

5 Cara Cek Tarif Tol di Indonesia dengan Mudah dan Praktis

Whats New
Viral Video Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia, Ini Respons Mendag Zulhas

Viral Video Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia, Ini Respons Mendag Zulhas

Whats New
Viral 'Lowongan Buzzer' untuk Tingkatkan 'Rating' MyPertamina, Ini Respons Pertamina

Viral "Lowongan Buzzer" untuk Tingkatkan "Rating" MyPertamina, Ini Respons Pertamina

Whats New
Bos BPJS Kesehatan: Rumah Sakit Sekarang Jauh Lebih Nyaman karena BPJS Tidak Punya Utang

Bos BPJS Kesehatan: Rumah Sakit Sekarang Jauh Lebih Nyaman karena BPJS Tidak Punya Utang

Whats New
Komisi VI DPR RI Setujui PMN BUMN Senilai Rp 73 Triliun

Komisi VI DPR RI Setujui PMN BUMN Senilai Rp 73 Triliun

Whats New
Sepanjang Juni 2022, 264 Pesawat Dilaporkan Batal Mendarat di Indonesia

Sepanjang Juni 2022, 264 Pesawat Dilaporkan Batal Mendarat di Indonesia

Whats New
Lelang SUN Besok, Pemerintah Patok Target Kantongi Rp 15 triliun

Lelang SUN Besok, Pemerintah Patok Target Kantongi Rp 15 triliun

Whats New
Sejumlah BUMN Bakal 'Diguyur' PMN, Ini Rincian yang Disetujui Komisi VI DPR

Sejumlah BUMN Bakal "Diguyur" PMN, Ini Rincian yang Disetujui Komisi VI DPR

Whats New
Mendag Zulhas: Minyak Goreng Curah Sudah Rp 14.000, Banyak Tersedia...

Mendag Zulhas: Minyak Goreng Curah Sudah Rp 14.000, Banyak Tersedia...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.