Subsidi Premium Dicabut, Hanya Solar yang Disubsidi

Kompas.com - 31/12/2014, 11:17 WIB
Harga BBM baru KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIHarga BBM baru
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah resmi mengeluarkan Premium atau Bensin RON88 dari kategori jenis bahan bakar minyak (BBM) tertentu atau yang disubsidi. Per 1 Januari 2015 pemerintah hanya memberikan subsidi terhadap minyak tanah (kerosene) dan minyak solar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menjelaskan, mengapa pemerintah hanya memberikan subsidi terhadap solar, dan mencabut subsidi Premium. “Pemerintah hanya menyubsidi solar saja, karena digunakan untuk aktivitas ekonomi,” ujar Sofyan, Rabu (31/12/2014).

Sofyan menuturkan, pemerintah akan memberlakukan subsidi tetap untuk solar sebesar Rp 1.000 per liter. “Dengan subsidi tetap, kita bisa hitung berapa beban APBN. Di masa lalu subdisi itu tidak bisa kita hitung. Sekarang bisa kita hitung,” kata dia.

Sofyan juga menjelaskan mengapa harga solar yang akan berlaku mulai 1 Januari 2015 sebesar Rp 7.250. “Karena sebenarnya, kalau enggak disubsidi harusnya harga solar itu Rp 8.250 per liter,” kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X