Kompas.com - 02/01/2015, 18:44 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendukung keputusan pemerintah tak lagi mensubsidi harga BBM jenis premium. Menurut APINDO, keputusan itu tepat lantaran premium harus sesuai harga pasar.

"Kami sambut baik soalnya premium enggak disubsidi dari Rp 8.500 jadi Rp 7.600. Solar dari Rp 7.500 jadi Rp 7.250. Kami sambut baik premium ikuti harga pasar," ujar Ketua Umum APINDO Hariyadi Sukamdani, Jakarta, Jumat (2/1/2014).

Menurut APINDO, pelimpahan penentuan harga premium ke pasar disebabkan beberapa faktor eksternal. Salah satu yang menjadi faktor utama adalah adanya perang produksi minyak Amerika Serikat dan Arab Saudi.

"Ada perang Saudi-AS. AS temukan shale gas, harga keekonomian jadi 70 dolar AS per barrel," kata dia.

Menurutnya, harga minyak dunia kata dia juga akan berdampak positif lantaran Indonesia memiliki banyak waktu untuk mulai beralih ke energi alternatif. Sementara itu, saat ditanya prediksi berapa lama penurunan harga minyak dunia, APINDO mengatakan bahwa penurunan itu akan lebih dari setahun.

"Perkiraan kami bisa setahun lebih masalah turunnya ini. Saudi itu produksinya gak mahal, tapi yang bikin naik turun itu komoditias, ada yang "menggoreng" itu permainan atau rekayasa di perminyakan dunia--di Indonesia bahkan ada," ucap Hariyadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.