OJK Panggil Asuransi yang Bayar Klaim Korban AirAsia

Kompas.com - 05/01/2015, 13:09 WIB
Otoritas Jasa Keuangan KONTANOtoritas Jasa Keuangan
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku telah memanggil perusahaan asuransi yang berkewajiban membayar klaim kepada ahli waris korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura.

Hal tersebut dilakukan OJK, guna memastikan tidak adanya pelanggaran dalam proses pembayaran klaim asuransi.

"Jadi saya sudah kumpulkan, ditanyakan, masalahnya, kapan bisa dibayar klaim (kepada ahli waris)," kata Kepala Esekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank, Firdaus Djaelani di kantor OJK, Jakarta, Senin (5/1/2015).

Menurut Firdaus, pada dasarnya perusahaan asuransi yang memiliki tanggung jawab pembayaran klaim sudah menyatakan kesiapannya. Namun, tentunya pembayaran klaim asuransi perlu menunggu proses evakuasi para korban dinyatakan selesai oleh pemerintah.

"Jangan sampai salah bayar, kita koordinasi juga dengan Pemda, untuk memastikan ahliwarisnya. Nanti kita akan bikin upacara misalnya di Surabaya, nanti kita lakukan pembayaran," tuturnya.

Sementara mengenai nilai asuransi yang akan didapat oleh ahli waris, Firdaus tidak dapat mengatakan saat ini karena proses belum dinyatakan selesai. "Nanti kita jelaskan, udah ada aturannya," ucap Firdaus. (Seno Tri Sulistiyono)

baca juga:
Komisi V DPR: Pembekuan Rute AirAsia Surabaya-Singapura Terlalu Cepat
Ada Izin Singapura, Kemenhub Tetap Bekukan Rute AirAsia

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X