"Rekomendasi Tim Anti Mafia Migas Tak Dijalankan, Dosanya Ditanggung Menteri ESDM"

Kompas.com - 07/01/2015, 14:36 WIB
Menteri ESDM Sudirman Said Kompas.com/ Sabrina AsrilMenteri ESDM Sudirman Said
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha mengatakan, tugas Tim Reformasi Tata Kelola Migas hanya memberikan rekomendasi kepada Menteri ESDM Sudirman Said. Menurut dia, apabila rekomendasi tidak dijalankan kan, maka dosanya pun ditanggung Menteri ESDM.

"Jadi kalau Menteri ESDM tidak menjalankan masukan timnya Pak Faisal ya tanggung jawab ,enteri. Jadi dosanya bukan di Pak Faisal, tapi di Menteri," kata Satya, Jakarta, Rabu (7/1/2014).

Menurut dia, Tim Reformasi Tata Kelola Migas hanya bertindak layaknya konsultan bagi menteri ESDM. Oleh karena itu semua tanggung jawab apakah rekomendasi tim akan dilakukan atau tidah menjadi tanggung jawab menteri ESDM.

Salah satu hal yang menjadi tugas Faisal Basri cs kata Satya adalah soal wacana penggabungan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan anak perusahaan Pertamina yaitu Pertagas. Bagi dia, penggabungan perusahaan gas tersebut bisa membuat industri gas dalam negeri semakin baik.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X