Sebelum Ada Kata Berhenti dari Basarnas, Kemenhub Terus Cari Korban AirAsia

Kompas.com - 16/01/2015, 17:17 WIB
Puing-puing badan AirAsia QZ8501 yang ditemukan Angkatan Laut Singapura, Rabu (14/1/2015). MINDEF SingaporePuing-puing badan AirAsia QZ8501 yang ditemukan Angkatan Laut Singapura, Rabu (14/1/2015).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tak akan menghentikan operasi kapal-kapalnya dalam mencari korban AirAsia QZ8501 sebelum Basarnas memberhentikan pencarian.

Bagi Kemenhub, pencarian korban merupakan misi kemanusiaan. "Kita tetap tempatkan kapal patroli. Kalau prediksi (kapan berakhir) kan diatur dalam satu pola yang diatur Basarnas jadi kita mengikuti Basarnas," ujar Direktur Perhubungan Laut Bobby Mamahit di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (16/1/2015).

Dia menjelaskan, Dirjen Perhubungan Laut sejak pertama pencarian kecelakaan AirAsia QZ8501 mengerahkan 11 Kapal Negara (KN) yaitu KN Jadayat, KN Andromeda, KN Alnilam, KN Mitra Utama, KN Bisa Sakti Utama, KN Arcturus, KN Mithuna, KN Alugara, KN Sarotama, KN Trisula, dan KN Chundamani.

Sementara itu, Direktur Kenavigasian Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Tonny Budiono mengatakan, meski tetap mensiagakan kapal disana, Kemenhub tak akan membantu langsung pengangkatan badan oerswat AirAsia QZ8501.

"Kalau-kapal pemerintah kan kapal kerja bukan untuk angkat pesawat. Tidak mungkin angkat pesawat," kata dia.

Meski begitu, kapal-kapal Kemenhub tetap akan berkoordinasi dengan Basarnas terkait pencarian korban.

baca juga: Ada "Tangan Tuhan" dalam Penemuan Kotak Hitam AirAsia QZ8501



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X