Kompas.com - 30/01/2015, 08:46 WIB
Nasabah bertransaksi di Bank BNI Kebon Sirih, Jakarta. KOMPAS/HERU SRI KUMORONasabah bertransaksi di Bank BNI Kebon Sirih, Jakarta.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA,KOMPAS.com - PT. Bank Negara Indonesia (BNI) menutup tahun 2014 dengan laba bersih Rp 10,8 triliun atau naik 19,1 persen dibanding tahun lalu. Hal ini disampaikan Dirut utama BNI Gatot M Suwondo di Wisma BNI, Jakarta, Kamis (29/1/2015).

"Kami merasa bersyukur dan bangga atas pencapaian kinerja keuangan BNI ini yang mampu meraih laba bersih sebesar Rp 10,8 triliun," jelas Gatot.

Sementara itu untuk pendapatan bunga bersih di tahun 2014 naik 17,4 persen menjadi Rp 22,4 triliun. "Naik Rp 17,4 triliun dari Rp. 19,1 triliun menjadi Rp 22,4 triliun yang menunjukkan kualitas kinerja perkreditan BNI dan tetap menjaga net interest margin (NIM) di level 6,2 persen," kata Gatot.

Untuk pendapatan non bunga tahun 2014 naik 13,5 persen menjadi Rp 10,7 triliun. "Naik 13,5 persen karena didukung oleh kenaikan fee based income dari pengelolaan rekening, bisnis kartu, transaksi ATM, dan sumber pendapatan non-bunga lainnya," jelas Gatot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X