Produsen : Pemerintah Menginginkan Industri Biodiesel Indonesia Mati?

Kompas.com - 30/01/2015, 15:06 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA,KOMPAS.com - Ketua Kompartemen Urusan Perdagangan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Togar Sitanggang, mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengembangkan energi biodiesel.

Menurutnya, penetapan harga Bahan Bakar Nabati (BBN) sama sekali tidak kondusif bagi produsen. "Nah, masalahnya adalah harga. Kami dari produsen bilang tidak kondusif. Menurut saya di tahun 2014 pemerintah memaksakan penggunaan standar Mean Oil Platts Singapore (MOPS) yang dikatakan bahwa ini paling cocok untuk Indonesia," kata Togar di Kantor GAPKI, Jakarta, Jum'at (30/1/2015).

Dirinya mengatakan, dengan standar tersebut, produsen biodiesel akan merugi 200 dollar AS per ton. Selain itu, kerugian ini akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan, jika pemerintah tidak segera menunjukkan keseriusannya.

"Dengan kerugian 200 dollar AS per ton, apakah pemerintah akan diam diam saja. Menurut saya ini akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan. Sekarang pertanyaannya, apakah pemerintah menginginkan industri ini mati," kata Togar.

Dia menambahkan, saat ini Pertamina sedang mengevaluasi untuk tender berikutnya. Jika tetap menggunakan standar MOPS, maka produsen akan tetap merugi 70 persen dan kebutuhan biodiesel dari sawit akan terus tertunda.

"Jika Pertamina tetap menggunakan standar MOPS, kebutuhan biodiesel dari sawit akan tertunda tunda. Akibatnya konsumsi dalam negeri bisa lebih sedikit dari tahun 2014. Ini bahaya, nah pemerintah mau mikirin ini ga, jadinya kami gatau pemerintah berpihak ke siapa sebenarnya," kata Togar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Subsidi Energi Turun Tajam pada 2023, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Anggaran Subsidi Energi Turun Tajam pada 2023, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Whats New
BCA Raih 60 Penghargaan di Global Contact Center World Awards Asia Pacific

BCA Raih 60 Penghargaan di Global Contact Center World Awards Asia Pacific

Whats New
Defisit APBN 2023 Hanya 2,85 Persen, Jokowi Janji Kelola Utang secara Hati-hati

Defisit APBN 2023 Hanya 2,85 Persen, Jokowi Janji Kelola Utang secara Hati-hati

Whats New
Pasar Masih Khawatir, Nilai Tukar Rupiah Kembali Ditutup Melemah

Pasar Masih Khawatir, Nilai Tukar Rupiah Kembali Ditutup Melemah

Whats New
Tips Branding Usaha Kecil

Tips Branding Usaha Kecil

Smartpreneur
Redam Inflasi, Kenaikkan Harga Pertalite Perlu Dihindari

Redam Inflasi, Kenaikkan Harga Pertalite Perlu Dihindari

Whats New
Poin-poin Nota Keuangan 2023, dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Lifting Migas

Poin-poin Nota Keuangan 2023, dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Lifting Migas

Whats New
Seluruh Jawa-Bali PPKM Level 1, Kemendagri Ingatkan Percepatan Vaksinasi 'Booster'

Seluruh Jawa-Bali PPKM Level 1, Kemendagri Ingatkan Percepatan Vaksinasi "Booster"

Whats New
Jokowi Targetkan Angka Kemiskinan Turun jadi 7,5 Persen di 2023

Jokowi Targetkan Angka Kemiskinan Turun jadi 7,5 Persen di 2023

Whats New
Menaker Sebut Buruh yang Dirumahkan pada 2020-2021 Sudah Kembali Bekerja

Menaker Sebut Buruh yang Dirumahkan pada 2020-2021 Sudah Kembali Bekerja

Whats New
Strategi MenkopUKM, Modernisasi Koperasi Pangan hingga Gaet Generasi Muda

Strategi MenkopUKM, Modernisasi Koperasi Pangan hingga Gaet Generasi Muda

Whats New
Belanja Negara Tembus Rp 3.041 Triliun pada 2023, Berapa Anggaran yang Mengalir ke Daerah?

Belanja Negara Tembus Rp 3.041 Triliun pada 2023, Berapa Anggaran yang Mengalir ke Daerah?

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,57 Persen, 3 Saham Ini Catatkan Penguatan Paling Tinggi

IHSG Ditutup Menguat 0,57 Persen, 3 Saham Ini Catatkan Penguatan Paling Tinggi

Whats New
Cara Cek Nomor, Pulsa, dan Masa Aktif Kartu Axis 2022

Cara Cek Nomor, Pulsa, dan Masa Aktif Kartu Axis 2022

Spend Smart
BSU 2022 Kapan Cair? Menaker: Tunggu Arahan Menko Perekonomian

BSU 2022 Kapan Cair? Menaker: Tunggu Arahan Menko Perekonomian

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.