DPR Minta ASDP Tak Gunakan Suntikan untuk Tambah Kapal

Kompas.com - 04/02/2015, 17:18 WIB
Feri dari Pelabuhan Merak, Banten, mengangkut mobil memasuki Pelabuhan Bakauheni, Lampung, beberapa waktu lalu. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATFeri dari Pelabuhan Merak, Banten, mengangkut mobil memasuki Pelabuhan Bakauheni, Lampung, beberapa waktu lalu.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VI DPR-RI Bambang Haryo meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk lebih mengutamakan pembangunan pelabuhan komersial yang selama ini masih kekurangan dermaga, jika nantinya DPR menyepakati tambahan suntikan sebesar Rp 1 triliun.

"Untuk ASDP, kami menginginkan bisa memberikan satu alokasi PMN (Penyertaan Modal Negara) untuk kebutuhan pembangunan pelabuhan yang selama ini di pelabuhan komersial kurang dermaga. Jadi, tidak digunakan untuk penambahan kapal," kata dia di rapat Badan Anggaran DPR-RI, Jakarta, Rabu (3/2/2015).

Politisi dari Partai Gerindra itu lantas mencontohkan, akibat kekurangan deramaga, jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak pun hanya sekitar 60 persen dari jumlah kapal yang bisa berlayar.

"Kapal tidak bisa beroperasi maksimal, karena menunggu. Jumlah dermaganya kurang," lanjut Bambang.

Jika jumlah dermaga ditambah, maka kapasitas angkut di pelabuhan akan naik. Dengan pertumbuhan permintaan angkutan penyeberangan 3 persen per tahun, pembangunan dermaga bisa menampung permintaan hingga 30 tahun ke depan. "Dengan penambahan dermaga, bukan penambahan kapal," tandas Bambang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X