Ini 24 Orang Terkaya Indonesia

Kompas.com - 04/02/2015, 22:22 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErlangga Djumena

KOMPAS.com — Hurun Research Institute merilis daftar orang terkaya di dunia tahun 2015. Pendiri Microsoft, Bill Gates, masih menjadi pemuncak dalam laporan yang bertajuk "Hurun Global Rich List 2015", yang dirilis pada Selasa (3/2/2015).

Di dalam daftar yang memuat 2.089 miliarder dari 68 negara tersebut, terdapat 24 miliarder asal Indonesia.

Pemilik perusahaan rokok Djarum, Michael Hartono, menjadi yang paling kaya di Indonesia dengan menempati peringkat ke-185 secara keseluruhan. Michael yang juga memiliki saham di Bank Central Asia ini memiliki harta 6,5 miliar dollar AS atau setara Rp 81,25 triliun (kurs 1 dollar AS setara Rp 12.500). Menurut Hurun, harta Michael sama dengan kekayaannya pada tahun lalu.

Sementara itu, saudara Michael, R Budi Hartono, berada di posisi kedua orang terkaya di Indonesia atau menempati posisi ke-194 secara keseluruhan. Kekayaan Budi turun 5 persen dibanding tahun lalu menjadi 6,2 miliar dollar AS.

Dari 24 miliarder yang masuk dalam daftar Hurun tersebut, terdapat tiga wajah baru yang langsung melejit ke papan atas orang terkaya dunia. Adapun empat orang harus terlempar dari daftar tersebut.

Ketiga miliarder yang berhasil masuk ke "radar" Hurun tersebut adalah keluarga Lim Hariyanto Wijaya Sarwono yang langsung melejit dan berada di posisi ke-723 dunia atau urutan ke-6 di Indonesia. Pengusaha berbendera Bumitama Agri Ltd ini memiliki kekayaan 2,2 miliar dollar AS.

Wajah baru lainnya adalah Ciliandra Fangiono yang berada di posisi ke-1.004 (ke-9 di Indonesia) serta keluarga Ciputra yang berada di peringkat ke-1.498 (ke-13 di Indonesia).

Berikut 24 miliarder Indonesia yang masuk dalam Hurun Global Rich List 2015
1. (185) Michael Hartono - 6,5 miliar dollar AS (BCA, Djarum)
2. (194) R Budi Hartono - 6,2 miliar dollar AS (BCA, Djarum)
3. (295) Keluarga Susilo Wonowidjojo - 3,7 miliar dollar AS (Gudang Garam)
4. (358) Keluarga Eka Tjipta Widjaja - 3,1 miliar dollar AS (Sinar Mas)
5. (447) Chairul Tanjung - 2,7 miliar dollar AS (CT Corps)
6. (595) Murdaya Poo - 2,4 miliar dollar AS (Central Cipta Murdaya)
7. (723) Keluarga Lim Hariyanto Wijaya Sarwono - 2,2 miliar dollar AS (Bumitama Agri Ltd)    
8. (842) Anthoni Salim - 2 miliar dollar AS (First Pacific)
9. (1.004) Ciliandra Fangiono - 1,8 miliar dollar AS (First Resources Ltd)
10. (1.264) Kiki Barki - 1,5 miliar dollar AS (Harum Energy)   
11. (1.391) Hary Tanoesoedibjo - 1,4 miliar dollar AS (MNC)
12. (1.391) Peter Sondakh - 1,4 miliar dollar AS (Golden Energy Mines)
13. (1.498) Keluarga Ciputra - 1,3 miliar dollar AS (Ciputra Group)
14. (1.498) Keluarga Eddy Katuari - 1,3 miliar dollar AS (Wings Group)
15. (1.602) Keluarga Achmad Hamami - 1,2 miliar dollar AS (Abm Investama)
16. (1.602) Low Tuck Kwong - 1,2 miliar dollar AS (Bayan Resources)
17. (1.759) Keluarga Kartini Muljadi - 1,1 miliar dollar AS (Tempo Scan Group)
18. (1.759) Keluarga Putera Sampoerna - 1,1 miliar dollar AS (Sampoerna)
19. (1.911) Dato Sri Tahir - 1 miliar dollar AS (Bank Mayapada)
20. (1.911) Djoko Susanto - 1 miliar dollar AS (Alfamart)
21. (1.911) Edwin Soeryadjaya - 1 miliar dollar AS (Adaro Energy)
22. (1.911) Harjo Sutanto - 1 miliar dollar AS (Wings Group)
23. (1.911) Kusnan & Rusdi Kirana - 1 miliar dollar AS (Lion Air)
24. (1.911) Sjamsul Nursalim - 1 miliar dollar AS (Gajah Tunggal)

Baca juga: Jadi Orang Terkaya Sedunia, Harta Bill Gates Tembus Rp 1.000 Triliun

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X