Kompas.com - 09/02/2015, 09:40 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com – Kendati sudah diklarifikasi oleh Menteri Perindustrian, Saleh Husen bahwa kerjasama dengan Proton adalah business to business dengan PT Adiperkasa Citra Lestari (Adiperkasa), namun hal tersebut masih menyisakan pertanyaan apakah ke depan kerja sama tersebut bakal menjadi proyek mobil nasional (mobnas).

Hal demikian disampaikan oleh Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati, dihubungi Kompas.com, Minggu (8/2/2015).

Menurut Enny, kalaupun ke depan kerja sama tersebut bakal dijadikan proyek mobnas, tentunya pemerintah harus mengikutsertakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Mestinya adalah BUMN, diutamakan BUMN. Karena kalau bukan mobnas, terserah (mau privat). Tapi kalau kerja sama ini cikal akal mobnas, tentunya harus ada BUMN,” ucap Enny.

Lebih lanjut dia bilang, BUMN yang bisa digandeng adalah yang berhubungan dengan otomotif, atau industri hulunya seperti industri baja. Dalam hal ini, sambung Enny, PT Krakatau Steel juga bisa ikut masuk membuat komponen kendaraan bermotor yang diproduksi.

Menurut Enny, hal tersebut bisa membantu BUMN kembali pada core business-nya. Selain itu dia bilang, pemerintah juga bisa memanfaatkan pelarangan ekspor mineral mentah, sebab industri baja domestik akan lebih banyak menyerap.

Senada, Ketua Komisi VI DPR-RI Achmad Hafizs Tohir menegaskan, jika Indonesia ingin memiliki industri otomotif yang andal, maka negara harus hadir dalam rupa BUMN.

It’s a must.. (harus gandeng BUMN),” ucap Tohir kepada Kompas.com, Minggu.

“Kita ada industri aluminium, ada industri baja, ada industri karet, logam, plastik. Semua harus disinergikan demi mobnas,” ucap Tohir.

baca juga: Studi Kelayakan Proton

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.