Sepeninggal Jokowi, Esemka Punya "Brand Ambassador" Lain

Kompas.com - 09/02/2015, 11:11 WIB
Mobil Esemka Kompas.com/ WismabrataMobil Esemka
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga tahun silam, mata masyarakat Indonesia dibuat kagum oleh mobil buatan dalam negeri asal Solo Jawa Tengah, Mobil Esemka. Apalagi kala itu, Wali Kota Solo Joko "Jokowi" Widodo bahkan menjadi brand ambassador karya anak bangsa itu.

Sempat diharapkan menjadi cikal bakal mobil nasional, Esemka justru nyaris tak terdengar gaungnya setelah Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2012 dan menjadi Presiden dua tahun berselang.

Setelah "ditinggal" Jokowi, PT Solo Manufaktur Kreasi, pengembang mobil Esemka mengaku tak memiliki masalah, bahkan perusahaan itu mengaku memiliki brand ambassador pengganti Jokowi.

"Enggak ada masalah (ditinggal Jokowi), kan kita punya brand ambassador banyak, salah satu kan dulu Pak Jokowi," ujar Humas PT Solo Manufaktur Kreasi Budhi Martono saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Minggu malam (8/2/2015).

Lebih lanjut kata dia, salah satu brand ambassador ESEMKA setelah Jokowi adalah mantan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto. Menurut Budhi, bisnis pembuatan mobil Esemka tetap berjalan meski "ditinggal" Jokowi.

Bahkan, tahun ini Esemka akan memproduksi mobil niaga seperti minibus. "Perkembangan terus berjalan, 2015 ini sudah on. Untuk 2014 sudah dipasarkan semua. 2015 kita mobil niaga mobil Esemka Bima, lebih ke mobil niaga, seperti minibus," kata dia.

Sampai saat ini, Solo Manufaktur Kreasi sudah memproduksi 150 unit mobil Esemka. Bahkan, 150 mobil itu sudah beredar dijalanan di beberapa provinsi seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti misi awalnya, ESEMKA bertekad menjadi cikal bakal mobil nasional dan mampu mengakselerasi industri otomotif melalui kemandirian ekonomi nasional.

baca juga: Proton Datang, Esemka Tak Gentar

Baca tentang


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X