Ini Penjelasan Menteri Puan atas Tambahan Rp 149 Miliar untuk "Revolusi Mental"

Kompas.com - 10/02/2015, 15:13 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani usai pembukaan acara Forum ASEAN Next Generation CSR di Lagun Hotel Nusa Dua Bali KOMPAS.com/SRI LESTARIMenteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani usai pembukaan acara Forum ASEAN Next Generation CSR di Lagun Hotel Nusa Dua Bali
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyampaikan, dalam rapat Badan Anggaran DPR RI, Selasa (10/2/2015), kementerian koordinatornya meminta tambahan anggaran sebesar Rp 149 miliar.

Puan menjelaskan, di kementerian koordinatornya, anggaran untuk program manajemen dan pelaksanaan dukungan teknis tidak mengalami perubahan, atau tetap dari yang dipagukan dalam APBN 2015 sebesar Rp 142,5 miliar.

Dia menjelaskan, tambahan anggaran tersebut untuk program koordinasi pengembangan kebijakan sebesar Rp 19 miliar, dari pagu dalam APBN 2015 sebesar Rp 153,3 miliar, menjadi Rp 172,3 miliar. Menurut dia, penambahan anggaran tersebut adalah untuk program Revolusi Mental.

Adapun program komunikasi publik, di mana di dalamnya juga terdapat program Revolusi Mental, diusulkan ditambah Rp 130 miliar. "Program komunikasi publik ini akan dilakukan kementerian teknis Kemenkominfo, alokasi yang diharapkan Rp 130 miliar. Sehingga kami mengusulkan sebanyak Rp 149 miliar tersebut dalam APBN-P," ucap Puan.

Siang ini, Badan Anggaran DPR RI melakukan pembahasan Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAK/L) untuk empat kementerian perekonomian. Selain Puan, hadir dalam rapat tersebut yaitu Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, serta Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X