Proton Malaysia Akui Kerja Sama untuk Mobil Nasional Indonesia

Kompas.com - 10/02/2015, 16:40 WIB
Penandatanganan MOU antara Proton dan PT Adiperkasa, disaksikan Presiden Jokowi dan PM Malaysia. Foto dimuat di Bernama.com (5/2/2014). Bernama.comPenandatanganan MOU antara Proton dan PT Adiperkasa, disaksikan Presiden Jokowi dan PM Malaysia. Foto dimuat di Bernama.com (5/2/2014).
EditorFidel Ali Permana

KOMPAS.com
 — Perusahaan induk dari Proton Malaysia mengumumkan bahwa telah ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL). Dalam pengumuman resmi yang dicantumkan di situs resminya, corporate.proton.com, dikatakan, kerja sama itu ialah untuk mengembangkan mobil nasional Indonesia.

"PROTON Holdings Berhad ("PROTON") today announced the signing of a Memorandum of Understanding (MoU) with PT. Adiperkasa Citra Lestari ("PT ACL") to establish cooperation ties between Malaysia and Indonesia ("Parties") in relation to the development and manufacturing of Indonesia National Car", tulis siaran pers di situs tersebut tertanggal 9 Februari 2015.

Dikatakan siaran pers itu, MoU kerja sama antara perusahaan ACL yang dipimpin oleh AM Hendropriyono tersebut memang untuk pengembangan dan perakitan mobil nasional Indonesia.

"The MoU is aimed at furthering business opportunities between both companies of the two neighbouring countries in areas relating to the development and manufacturing of the proposed vehicle project," tulis siaran pers itu lagi.

Lebih jauh, studi kelayakan akan dimulai sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU tersebut. Kerja sama dengan Proton disebutkan untuk keuntungan dua pihak dalam mengembangkan pasar yang lebih luas.

"Therefore, we are pleased with the opportunities this MoU presents as this collaboration allows both nations and companies to provide knowledge-transfer and mutual sharing of expertise in the area of automotive whilst strengthening the bilateral ties among the countries," kata CEO Proton Datuk Abdul Harith Abdullah dalam siaran pers.

The Star Presiden RI Joko Widodo menunggangi New Proton Iriz bersama Chairman Proton Mahathir Mohamad
Hendropriyono, selaku CEO ACL, pun dikatakan sangat senang dengan penandatanganan MoU yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo tersebut. Hendropriyono memastikan kerja sama dengan Proton merupakan perkembangan yang cepat untuk sektor otomotif Indonesia.

"We are very happy to be working with PROTON and Malaysia in this project. With the expertise that PROTON has and our similar culture and environment, we are confident that PROTON can help to train and develop a pool of specialist workforce for our automotive industry. This collaboration when materialized will not only spur the Indonesian automotive industry further but also expand knowledge and capabilities of our people," kata Hendropriyono.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X