Banyak Transjakarta yang Mengutang, Bikin SPBG Gulung Tikar

Kompas.com - 11/02/2015, 20:18 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gusti Nyoman Wiratmadja Puja memaparkan sejumlah alasan mengapa hingga saat ini ada 12 Stasiun Bahan Bakar Gas (SPBG) yang mangkrak, alias tidak beroperasi.

"Sebanyak 12 SPBG tidak operasional," sebut Wira, di Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR-RI, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Dia bilang, SPBG yang terletak di Ragunan, Lebak Bulus terkendala izin lingkungan serta izin Pemerintah Daerah (Pemda). Sementara itu, mayoritas SPBG yang dibangun swasta juga gulung tikar lantaran banyak Transjakarta yang ngutang.

"Swasta ini tadinya melayani Transjakarta, bangkrut karena Transjakarta ngutang gasnya," ucap dia.

Selain terkendala izin lingkungan dan banyak piutang ke Transjakarta, penyebab terahir adalah belum ada kesepakatan antara PT PGN (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.