Laba Bersih CIMB Niaga Turun 46 Persen menjadi Rp 2,3 Triliun

Kompas.com - 12/02/2015, 19:23 WIB
Salah satu kantor layanan Bank CIMB Niaga dok CIMB NiagaSalah satu kantor layanan Bank CIMB Niaga
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk pada akhir 2014 mencatatkan perolehan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 2,3 triliun. Jumlah itu mengalami penurunan dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 4,3 triliun.

Direktur Utama CIMB Niaga Arwin Rasyid Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid mengakui, kondisi perekonomian INdonesia sepanjang tahun lalu cukup menantang akibat pemilu presiden, pencabutan subsidi, kenaikan inflasi dan gejolak mata uang serta harga komoditas.

"Kami mencatat adanya kenaikan provisi sepanjang 2014. Industri perbankan sendiri merasakan persaingan untuk menghimpun dana semakin ketat, sedangkan pasar modal melemah dan kualitas aset menjadi perhatian," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (12/2/2015).

Dari sisi pendapatan operasional, perseroan membukukan sebesar Rp13,5 triliun didukung oleh adanya kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 5,6 persen year on year (YoY), meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan pada pendapatan non bunga.

Jumlah kredit yang disalurkan perseroan pada akhir tahun lalu mencapai Rp 176,4 triliun atau naik 12,4 persen. Menurut Arwin, semua segmen mencatatkan pertumbuhan yang positif.

“Kami juga akan meneruskan investasi dalam pengembangan sumber daya manusia, pengelolaan risiko, infrastruktur dan meningkatkan sistem perbankan untuk mendukung tahap pertumbuhan selanjutnya,” tutur Arwin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X