Bank Mandiri Beri Pelatihan Wirausaha bagi Pekerja Migran

Kompas.com - 16/02/2015, 13:28 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri menggelar program ”Mandiri Sahabatku” untuk melatih kewirausahaan bagi para Buruh Migran Indonesia (BMI). Program yang digelar bersama Mandiri University ini telah diikuti oleh 6.200 buruh migran yang tersebar di Hongkong, Malaysia sejak 2011.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Abdul Rachman mengatakan, program ini bertujuan agar para BMI memiliki bekal semangat dan ketrampilan untuk masa depan yang lebih baik saat kembali ke tanah Air. Pada penyelenggaraan kali ini, sebanyak 300 buruh migran mengikuti pelatihan wirausaha di Hotel Excelsior Hongkong, Minggu (15/2/2015).

”Langkah yang kami lakukan ini merupakan upaya kami sebagai perusahaan milik negara, untuk membantu para buruh migran agar mampu mandiri saat kembali ke Indonesia,” kata Abdul Rachman dalam keterangan resminya, Senin (16/2/2015).

Program Mandiri Sahabatku memiliki empat  pilar utama, yaitu mengubah buruh menjadi majikan, mempersatukan keluarga melalui entrepreneurship, menyejahterakan keluarga dan lingkungan, serta mencerdaskan bangsa.

Di Hong Kong, program Mandiri Sahabatku telah digelar sejak Oktober 2011, dan minat para pekerja migran untuk mengikuti program ini cukup tinggi. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun.

Saat pertama kali digelar, program Mandiri Sahabatku diikuti oleh 20 pekerja migran Indonesia di Hong Kong. Saat ini, jumlah tersebut melonjak hingga 1.000 setiap penyelenggaraan (batch).

Program pelatihan kewirausahaan ini terbagi dalam 3 tahapan pelatihan, yaitu pra penempatan, penempatan dan pasca penempatan. Tahap pra penempatan diperkenalkan kepada calon tenaga kerja yang akan bekerja ke luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, pada tahap penempatan di negara tujuan, para pekerja dilatih menganalisa peluang usaha, membuat rencana bisnis, motivasi dan semangat kewirausahaan.

Pasca penempatan, para pekerja migran yang mengikuti program Mandiri Sahabatku, akan mendapat pendampingan dari Bank Mandiri dalam memulai usaha dalam bentuk program Dadi Majikan yang dibimbing oleh Bapak Asuh yang berasal dari kalangan pengusaha, nasabah Bank Mandiri, alumni Wirausaha Muda Mandiri dan Dosen Mandiri University.

Peserta pelatihan Mandiri Sahabatku, lanjut Abdul Rachman,  tidak dipungut biaya atau gratis. ”Mandiri Sahabatku memiliki visi menciptakan pengusaha baru dari kalangan Buruh Migran Indonesia,  sehingga mereka nantinya dapat menjadi ‘majikan’ di negeri sendiri,” ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.