Ternyata Penumpang Sempat Sandera Direktur Lion Air hingga ke Medan

Kompas.com - 23/02/2015, 17:19 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Kasus delay parah penerbangan Lion Air menyisakan berbagai cerita. Tak hanya penumpang, Direktur Service Airport Lion Air Daniel Putut Kuncoro Adi pun memiliki cerita sendiri saat amuk massa terjadi di Bandara Soekarno-Hatta pekan lalu itu.

Pada Rabu (18/2/2015) malam, Daniel selaku direktur Lion Air yang bertanggung jawab terhadap pelayanan penumpang mencoba menenangkan para penumpang yang tengah gusar itu. Namun, apa daya, emosi penumpang tampaknya sudah tak terbendung. Daniel pun diboyong para penumpang ke Medan, Kamis, pukul 03.00 WIB dini hari.

"Saya disandera penumpang, untuk dibawa terbang untuk menjamin bahwa di Medan akan diberikan uangnya (kompensasi delay)," kata Daniel di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (23/2/2015).

Saat itu, lanjut dia, emosi penumpang sudah sangat tinggi. Bahkan, saat Daniel mencoba meyakinkan penumpang mendapat uang kompensasi di bandara, para penumpang tak memercayainya. Dengan terpaksa, Daniel pun mengiyakan permintaan penumpang dan menjadi jaminan di tengah kisruh parah malam itu. "Situasi di pesawat tenang karena mereka sudah membawa saya jadi jaminan," kata Daniel.

Akibat peristiwa kacau itu, Daniel pun kehilangan dua telepon genggamnya yang sedang di-charge di kantor Lion Air. "Dua-duanya hilang, tidak tahu ke mana," ucapnya.

Kehilangan dua telepon genggam membuat Daniel kesulitan berkoordinasi dengan Direktur Operasional Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo. Sebelumnya, AP II mengatakan bahwa sulitnya koordinasi dengan Lion Air akibat Daniel menerbangkan pesawat ke Medan.

Terkait informasi itu, Daniel pun sudah melakukan klarifikasi ke AP II bahwa dirinya tak menerbangkan pesawat, tetapi dibawa penumpang. Akhirnya, Daniel berhasil kembali ke Jakarta pada pukul 12.00 WIB.

Di Medan, dirinya sempat mengurusi pembayaran kompensasi ganti rugi delay penumpang. Sekitar pukul 14.00 WIB, Daniel pun sampai di Bandara Soekarno-Hatta. Setelah kejadian itu, komunikasi dengan AP II pun kembali dijalin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.