Kompas.com - 24/02/2015, 15:41 WIB
Ilustrasi kapal laut Kompas.com/Darwiaty H Ambo DalleIlustrasi kapal laut
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mewajibkan kapal motor dengan tonase di atas 35 gross ton (GT) harus diasuransikan. Rencananya, peraturan itu akan berlaku mulai 1 Maret 2015 nanti.

"Bagi pemilik kapal yang tidak mengasuransikan kapalnya, sanksi administratif berupa peringatan, pembekuan, atau pencabutan izin," tulis Jonan dalam surat edarannya, Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Keputusan mewajibkan kapal di atas 35 GT itu diasuransikan karena Kemenhub menilai banyak kerangka kapal karam yang membuat jalur pelayaran terhalang. Selama ini menurut Kemenhub, pemilik kapal tidak memiliki kewajiban untuk mengangkat bangkai kapal yang karam.

Dengan adanya peraturan ini, maka kerangka kapal akan diangkat dengan klaim asuransi. Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Bobby R. Mamahit mengatakan bahwa pihak asuransi atau lembaga keuangan diminta untuk menerbitkan polis atau sertifikat dana jaminan penyingkiran kerangka kapal itu.

Menurutnya, sampai saat ini sudah ada 12 perusahaan asuransi yang sudah ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.