Menko Perekonomian: Ada "Invisible Hand" Terkait Lonjakan Harga Beras

Kompas.com - 25/02/2015, 21:51 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Menko Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan adanya invisible hand terkait melonjaknya harga beras.

"Itu invisible hand pada supply and demand; harga naik, supply kurang diatasi," kata Djalil dalam acara Operasi Penyaluran Raskin dan Operasi Pasar Secara Serentak di gudang Bulog Divre Jakarta-Banten di Jakarta Utara, Rabu (25/2/2015).

Menurut dia, perlu adanya perbaikan infrastruktur sebagai solusi ke depan dalam permasalahan ini. Salah satunya adalah irigasi.

"Perbaiki infrastruktur, seperti irigasi, pupuk, dan alsintan (alat mesin pertanian). Selain itu juga faktor dari keluarga petani. Banyaknya anak petani enggak mau jadi petani, seperti saya, jadi menteri, " jawab Djalil sembari tertawa kecil.

Acara itu juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, kemudian Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Dirut Perum Bulog Lenny Sugihat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.