Bulog Diminta Berfungsi Lebih Efektif agar Bisa Turunkan Harga Beras

Kompas.com - 25/02/2015, 21:58 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) meminta pemerintah untuk lebih mengefektifkan peran Bulog. Hal itu dinilai penting dilakukan untuk menormalkan kembali harga beras yang saat ini sangat tinggi.

"Bulog difungsikan efektif sebagai penyangga. Dulu kan seperti itu; harga naik, disebar. Bulog harus punya stok, diefektifkan lagi (kerjanya)," ujar Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto di Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Menurut dia, melonjaknya harga beras saat ini terjadi karena masalah ketidakseimbangan suplai dan permintaan. Oleh karena itu, yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah memastikan pasokan beras yang cukup untuk masyarakat.

"Harga apa pun, bukan hanya beras, kalau naik, itu karena masalah suplai dan demand yang tidak klop. Permintaan tinggi pasokan kurang, tidak lancar, intinya di situ. (Yang diperlukan adalah) bagaimana jamin agar harga beras stabil," kata dia.

Terkait tuduhan kenaikan harga beras karena adanya permainan mafia beras, masalah itu menurutnya tak perlu lagi diperpanjang. Bahkan, dia meminta pemerintah tak perlu memikirkan mafia atau unsur politis terkait kenaikan harga beras tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, harga beras mulai naik dalam beberapa pekan terakhir. Di pasar-pasar, harga beras kualitas menengah yang awalnya Rp 9.000 per kilogram kini rata-rata sudah naik 30 persen menjadi Rp 12.000 per kilogram. Untuk kualitas premium, harganya sudah mencapai Rp 15.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 11.000 per kilogram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.