Jonan Pegang Kendali Penurunan "Dwelling Time" di Pelabuhan

Kompas.com - 03/03/2015, 01:17 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonanseusai mengikuti rapat koordinasi dua kementerian di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/10/2014). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESMenteri Perhubungan Ignasius Jonanseusai mengikuti rapat koordinasi dua kementerian di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com -- Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo memberikan tugas kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk mengatasi titik krusial masalah waktu tunggu di pelabuhan atau dwelling time. Nantinya, Jonan harus mempersiapkan otoritas pelabuhan untuk memantau segala bentuk kegiatan dan perizinan di pelabuhan.

"Jadi nanti Menhub akan siapkan port authority (otoritas pelabuhan) untuk memantau seperti apa kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan perizinan, dan pergerakan perizinan bisa dipantau secara online," ujar Indroyono di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (3/2/2015).

Selain itu, kementerian dan lembaga yang terlihat langsung di pelabuhan sepakat untuk memperkuat otoritas sesuai Undang-undang Nomer 17 Tahun 2008. Nantinya, otoritas pelabuhan akan memegang penuh kendali.

Selanjutnya, pemerintah juga akan mencoba sistem perizinan satu pintu di pelabuhan. Jadi untuk permasalahan perizinan di pelabuhan nantinya bisa laksanakan secara online.

Indroyono berharap, dengan usaha tersebut maka waktu tunggu di pelabuhan bisa berkurang dari saat ini sekitar 8 hari menjadi 4,7 hari saja.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X