Maskapai Tak Serahkan Laporan Keuangan ke Kemenhub, Siap-Siap Diperiksa PPATK

Kompas.com - 04/03/2015, 18:31 WIB
Ilustrasi bandara KOMPAS/IWAN SETIYAWANIlustrasi bandara
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan telah mengirim surat kepada semua maskapai untuk segera menyerahkan laporan keuangannya kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) paling lambat pada April 2015.

Apabila sampai waktu yang ditentukan maskapai tak kunjung menyerahkan laporan itu, Kemenhub akan melaporkannya kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Peraturan kami tentang sanksi, kemudian kalau maskapai tidak juga melaporkan, dia akan dilaporkan kepada PPATK," ujar Kasubdit Bimbingan Usaha dan Pengembangan BUAU Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Musdalifa Muslimin saat ditemui di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (4/3/2015).

Menurut dia, selama ini ada beberapa maskapai yang tidak tertib tepat waktu melaporkan laporan keuangan ke Kemenhub. Alasannya, maskapai harus bergiliran antre di akuntan publiknya karena kesulitan mendapatkan akuntan publik.

Lebih lanjut, kata dia, Menteri Jonan sudah bersurat kepada semua airline, pada bulan april semua perusahaan penerbangan niaga dan non niaga harus menyerahkan laporan atau kinerja keuangannya yang sudah diaudit oleh akuntan publik.

Sesuai dengan Keputusan Ditjen Perhubungan KP No.69/2014, maskapai yang telat mengumpulkan laporan keuangan dan kinerja akan diiberi sangksi berupa denda yang disetorkan dalam bentuk uang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X