Kompas.com - 06/03/2015, 08:03 WIB
Ilustrasi KONTAN/MURADIIlustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup Salim tak berhenti-hentinya bermanuver bisnis, baik di dalam negeri mapun di luar negeri. Bahkan, tahun ini, perusahaan yang kini dikelola generasi kedua Keluarga Salim itu, menyiapkan tiga agenda besar.

Pertama, membawa masuk perusahaan gula asal Filipina yakni Roxas Holdings Inc ke tanah air. Sumber Kontan membisikkan, Grup Salim bersama Roxas akan membangun pabrik gula di Indonesia tahun ini. Ini menyusul, Jumat (27/2/2015) pekan lalu, Grup Salim memperbesar porsi kepemilikan saham di Roxas dari sebelumnya 34 persen jadi 50,9 persen.

"Tambahan 16,9 persen itu senilai 45 juta dollar AS," kata Paulus Moleonoto, Wakil Direktur Utama PT Salim Ivomas Tbk ke Kontan, Kamis (5/3/2015).

Transaksi itu menempatkan Salim sebagai pengendali Roxas. Sebab, sebelumnya, Grup Salim pertama kali membeli 34 persen saham Roxas di November 2013 senilai Rp 658 miliar. Grup Salim masuk melalui First Pacific Co. Ltd. dan Indofood Agri Resources Ltd. Keduanya maju lewat First Pacific Co Ltd.

Sebagai perusahaan terbesar ketiga di Filipina, Roxas punya satu pabrik etanol dan dua pabrik gula di Negros Occidental, dan satu pabrik gula di Batangas. Total kapasitas tiga pabrik gula Roxas mencapai 38.500 ton per hari alias 14,05 juta ton per tahun.

Dengan menjadi pemegang saham mayoritas Roxas, Salim kini punya dua perusahaan gula raksasa, yaitu Roxas dan Indoagri. Pemegang 60,5 persen saham Indoagri adalah Indofood. Di Indofood, Salim lewat First Pasific punya 50,1 persen saham.

Agenda kedua adalah merealisasikan akuisisi perusahaan roti di Australia Goodman Fielder Ltd. bersama Wilmar International Ltd. Pada 2 Maret 2015 lalu, Pengadilan Federal Australia merestui transaksi senilai 1,3 miliar dollar AS itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga, menunda penjualan 52 persen saham China Minzhong Food Corporation Limited yang rencananya dituntaskan Juni 2015. Sumber Kontan bilang, calon pembeli tak sreg dengan harga jual 303 juta dollar AS. Padahal harga itu sudah kena diskon 10 juta dollar AS.

"Indofood keberatan kalau harga harus diturunkan lagi dan membuka peluang mencari pembeli lain," kata sumber. Untuk dua rencana terakhir, tak ada konfirmasi Grup Salim.

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Fransiscus Welirang tak mengelak tapi juga tak mengamini tiga rencana tadi. "Terimakasih infonya. Bila yakin dari sumber terpercaya, silahkan lanjutkan beritanya," ujar dia. (Dityasa H Forddanta)



Sumber
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Sepekan Turun 0,52 Persen, Kapitalisasi Jadi Rp 7.233 triliun

IHSG Sepekan Turun 0,52 Persen, Kapitalisasi Jadi Rp 7.233 triliun

Whats New
Bamsoet: Akidi Tio Penyumbang Terbanyak di Dunia Setelah Bill Gates

Bamsoet: Akidi Tio Penyumbang Terbanyak di Dunia Setelah Bill Gates

Whats New
Kembangkan Kawasan Bandara Yogyakarta, Angkasa Pura Properti Cari Investor Strategis

Kembangkan Kawasan Bandara Yogyakarta, Angkasa Pura Properti Cari Investor Strategis

Rilis
Stimulus Listrik di Babel Sudah Habiskan Anggaran Rp 31 Miliar

Stimulus Listrik di Babel Sudah Habiskan Anggaran Rp 31 Miliar

Whats New
Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Rilis
Aset Kripto Kompak Melesat, Harga Bitcoin Kembali ke Rp 600 Juta

Aset Kripto Kompak Melesat, Harga Bitcoin Kembali ke Rp 600 Juta

Whats New
Daftar Pekerja yang Mendapat Prioritas Menerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Daftar Pekerja yang Mendapat Prioritas Menerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Whats New
Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Whats New
Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Whats New
Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Whats New
Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Whats New
Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Whats New
UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

Smartpreneur
Pengertian Faktor Produksi, Jenis, dan Contohnya

Pengertian Faktor Produksi, Jenis, dan Contohnya

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Kebiasaan Memberi Tip | Kekalahan Marcus/Kevin | Susur Sungai Musi

[POPULER DI KOMPASIANA] Kebiasaan Memberi Tip | Kekalahan Marcus/Kevin | Susur Sungai Musi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X