Asosiasi Tuna: Jika "Transshipment" Boleh, Pengusaha Ikan Bisa Beli Mobil Mercy

Kompas.com - 07/03/2015, 13:13 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA,KOMPAS.com
- Sekretaris Jenderal, Asosiasi Tuna Longline Indonesia (ATLI), Dwi Agus mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan-kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Namun, kata dia, tekait larangan alih muatan di tengah laut (transshipment), pihaknya tidak sependapat meminta kelonggaran. Ia menyebutkan alih muatan tersebut merupakan satu-satunya cara menjaga ikan tuna tetap segar untuk pasokan pasar dunia.

"Tujuan dari Bu Susi menjadi supplier ikan dunia itu kalau diterapkan memang bagus. Cuma untuk memasok ke dunia harus mutu yang bagus. Sedang untuk tuna yang bagus itu cuma satu cara dengan melakukan alih muatan," kata Dwi dalam acara diskusi dengan Menteri Susi di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

Menurut dia, untuk menjaga kesegaran sampai ke Jepang dibutuhkan waktu 15 hari. Selain itu, kata dia, dengan alih muatan, produksi tuna bisa meningkat hingga 2 kali lipat.

"Kalau kembali dibuka transshipment mengharapkan tentu akan meningkatkan mutu ikan bisa naik 2 kali lipat produksi. Jika transshipment boleh maka pengusaha-pengusaha ikan bisa beli mobil mercy (mercedes benz) yang banyak," kata Dwi yang langsung disambut tawa peserta diskusi.

baca juga: Kebijakan Susi Bikin Stok Tuna di Pasaran Dunia Berkurang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.