Kemenhub Nilai SOP Lion Air dalam Tangani "Delay" Tak Jelas

Kompas.com - 09/03/2015, 15:43 WIB
Penumpang maskapai Lion Air dari Terminal 1 marah karena tidak mendapatkan kejelasan soal refund saat tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015). KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAPenumpang maskapai Lion Air dari Terminal 1 marah karena tidak mendapatkan kejelasan soal refund saat tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menerima dokumen standar operasional prosedur Lion Air terkait penanganan krisis di Bandara. Hasilnya, Kemenhub meminta maskapai berlogo singa itu untuk melakukan revisi karena ada beberapa poin yang tidak jelas.

"Saya tidak melihat siapa berbuat apa. Misalnya kalau delay siapa yang memberikan pengumuman, manager lapangan. Nah sekarang saya tunggu revisi itu. (Selama ini) kurang jelas (SOP-nya)," ujar Direktur Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo di Jakarta Senin (9/3/2015).

Dia menjelaskan, Lion Air sendiri sudah mempresentasikan SOP-nya kepada Kemenhub pada Minggu lalu. Setelah itu, Kemenhub melakukan berbagai pengecekan terhadap SOP tersebut.

Dari hasil pengecekan itu didapati bahwa ada ketidakjelasan dalam penanganan krisis sehingga terjadi delay. Oleh kerana itu, Kemenhub pun meminta Lion Air melakukan revisi.

Namun, sampai hari ini Suprasetyo mengaku belum mengetahui apalah SOP itu sudah ada dikiranya atau tidak. Pasalnya, dia mengatakan berkas di mejanya sangat banyak. "Nanti saya lihat evaluasinya, apabila sudah akan dijalankan dan kita kihat sampai 4 minggu," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X