Koperasi Harus Bisa Bersaing dengan Usaha Ritel

Kompas.com - 10/03/2015, 12:48 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Anak Agung Gde Puspayoga (dua dari kanan) dan Dirut PT Bank Mandiri, Budi G Sadikin (kiri) bersama 2 finalis dalam program wirausaha Mandiri 2014, di Jakarta, Selasa (10/3/2015) Stefanno Reinard SulaimanMenteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Anak Agung Gde Puspayoga (dua dari kanan) dan Dirut PT Bank Mandiri, Budi G Sadikin (kiri) bersama 2 finalis dalam program wirausaha Mandiri 2014, di Jakarta, Selasa (10/3/2015)
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA,KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Anak Agung Gde Puspayoga mengatakan, koperasi seharusnya bisa bersaing dengan usaha ritel seperti Indomart ataupun Alfamart. Hal itu bisa terwujud bila koperasi dikelola dengan baik.

Puspayoga memberi contoh, merek dagang ACE Hardware yang berawal dari koperasi para tukang di Amerika Serikat.

"Koperasi luar biasa kalau dikelola dengan baik. Di Jakarta saja dia bisa bersaing dengan Indomart, dia koperasi ritel dengan kumpulan warung. Jadi berkumpul jadi satu, beli barang pabrikan bisa. Dia bisa jadi besar dia," kata Puspayoga dalam acara Penjurian Nasional Program Wirusaha Mandiri 2014, Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Ia mengatakan, saat ini 30 persen dari total 206.000 koperasi di Indonesia ternyata tidak aktif.

"Kita akan cek benar tidak kalau mereka (koperasi) tidak aktif. Kalau tidak akan kita keluarkan. Kita surati dia membalas dan bilang aktif maka akan dimasukkan, yang tidak respon akan dikeluarkan. Saat ini kita sudah bekukan sekitar 200 koperasi, baik di provinsi maupun kabupaten," katanya.

Pada kesempatan itu, Puspayoga juga menjelaskan, pihaknya sedang mendata jumlah UMKM dan koperasi. Menurut dia, pendataan tersebut dinilai penting untuk menyusun program pembinaan atau pengembangan.

"Saya sampaikan memang skrg blm punya data lengkap untuk koperasi, maupun UMKM. Data UMKM awalnya ada 57 juta, tapi kita cek belum ada nama dan alamatnya. Namun hingga saat ini sudah 42 juta yang lengkap. Kalau tidak ada akan sulit merancang program," kata Puspayoga

Menurut dia, kendala untuk mengumpulkan data tersebut adalah tersebarnya UMKM di 23 BUMN.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X