Tekan Defisit Neraca Perdagangan, Pemerintah Siapkan Empat Langkah

Kompas.com - 10/03/2015, 17:43 WIB
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro KOMPAS.com/Indra AkuntonoMenteri Keuangan Bambang Brodjonegoro
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah terus berupaya mengurangi defisit neraca perdagangan, sehingga membuat neraca transaksi berjalan menjadi lebih baik dibanding tahun lalu.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro menuturkan, setidaknya ada empat langkah yang disiapkan untuk menekan defisit neraca perdagangan, yang intinya adalah kebijakan fiskal yang bisa digunakan untuk mendorong ekspor dan menekan impor.

Pertama, pemerintah segera akan menerapkan Bea Masuk Anti-Dumping Sementara dan Bea Masuk Tindak Pengamanan Sementara untuk mengurangi derasnya arus impor komoditas dari negara luar.

Selanjutnya, pemerintah mendorong ekspor dengan memberikan fasilitas tax allowance kepada perusahaan yang melakukan ekspor minimal 30 persen dari total produksinya. Ada empat jenis tax allowance, yakni pengurangan pajak penghasilan selama enam tahun, percepatan depresiasi dan amortasi, diskon tarif dividen menjadi 10 persen, serta lost carry forward dari 5 tahun menjadi 10 tahun.

“Kalau perusahaan ekspornya 30 persen, maka dia dapat itu. Kita harapkan ini bisa mendorong perusahaan kita untuk bisa mendapatkan pasar di luar,” kata Bambang, di Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Ketiga, pemerintah tengah menyelesaikan Peraturan Pemerintah yang mengatur pembebasan Pajak Pertambahan Nilai untuk industri galangan kapal. Bambang menuturkan, diharapkan insentif ini dapat mendorong tumbuhnya industri kapal dalam negeri, dan mengurangi impor kapal.

Adapun langkah keempat yakni mendorong kebijakan biodiesel untuk mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM). Dia bilang, pemerintah setelah tidak lagi disubsidinya premium, selanjutnya akan fokus melakukan konversi ke energi baru terbarukan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X