Genjot Dana Murah, Bank Panin Luncurkan Tabungan Berhadiah Rp 100 Miliar

Kompas.com - 12/03/2015, 11:13 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Untuk menggenjot dana murah dari masyarakat, Bank Panin meluncurkan program Tabungan Panin Super Bonanza 2015 dengan total hadiah Rp 100 miliar. Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo menilai tabungan berhadiah masih menjadi daya tarik dan sangat diminati oleh masyarakat Indonesia.

“Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) melalui produk tabungan menjadi strategi pendanaan Panin Bank. Melalui program ini, kami targetkan komposisi tabungan dan giro dapat meningkat menjadi sekitar 50 persen dalam tahun ini,” ujar Herwidayatmo saat peluncuran Tabungan Panin Super Bonanza 2015 di Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Ia menyebutkan, dalam beberapa tahun terakhir,  dengan fokus bisnis pada produk komersial dan ritel menjadikan Bank Panin dikenal sebagai bank komersial dan ritel yang kuat dan cepat pertumbuhannya. Untuk itu, lanjut dia, pengembangan dan inovasi produk baru terus dikembangkan baik disisi pendanaan, kredit dan jasa-jasa perbankan lainnya.

“Kami optimistis bahwa produk jasa yang ditawarkan Panin Bank sangat kompetitif dan pelayanan yang diberikan akan terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan masyarakat,” kata Herwidayatmo.

Sementara Direktur Retail Banking Panin Bank Ken Ng, menambahkan, pihaknya hadiah uang tunai sebesar Rp 100 milyar untuk 5.655 pemenang itu akan diundi dalam 11 tahap. 

“Kami menawarkan banyak keunggulan dengan menyelenggarakan berbagai program yang mampu menarik minat masyarakat untuk menyimpan dananya di Tabungan Panin. Pengembangan dan inovasi produk baru terus kami lakukan, sehingga dapat lebih memenuhi harapan masyarakat,” ujarnya.

Selain berhadiah uang tunai, sebutnya, Tabungan Panin juga memberikan berbagai keuntungan, mulai suku bunga yang tinggi, bebas biaya administrasi bulanan, gratis voucher belanja,
gratis penarikan tunai dan informasi saldo di jaringan ATM ALTO dan ATM Bersama, hingga fasilitas e-Banking yang lengkap.

Tahun 2014, bank yang termasuk dalam 10 bank dengan aset terbesar di Indonesia ini, meraup laba Rp 2,36 triliun, atau naik 4,42 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 2,26 triliun.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Dinilai Perlu Cepat Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Avtur

Pemerintah Dinilai Perlu Cepat Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Avtur

Whats New
Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Whats New
Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Whats New
Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Whats New
Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Whats New
Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Whats New
INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

Whats New
Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Work Smart
Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan 'Hijau', Ini Alasannya

Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan "Hijau", Ini Alasannya

Whats New
Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Whats New
BERITA FOTO: Pandemi Mereda, 'Angin Segar' Bisnis Kuliner

BERITA FOTO: Pandemi Mereda, "Angin Segar" Bisnis Kuliner

Whats New
Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Whats New
Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Whats New
Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

BrandzView
MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.