Parkir Inap di Bandara Soetta Punya Fasilitas Asuransi

Kompas.com - 18/03/2015, 17:31 WIB
Tempat pengambilan bagasi penumpang di Bandara Soekarno Hatta KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENATempat pengambilan bagasi penumpang di Bandara Soekarno Hatta
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorJosephus Primus


JAKARTA, KOMPAS.com  - Angkasa Pura II (AP II) selaku operator Bandara Internasional Soekarno-Hatta sudah menerapkan pajak progresif pada tarif parkir reguler sejak 1 Maret 2015 lalu. Hasilnya, tarif parkir terbilang sangat mahal.

Namun begitu, AP II mengimbau masyarakat menggunakan parkir inap apabila ingin memarkir kendaraan lebih dari empat jam di parkir Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pasalnya, tarif di parkir inap tak dikenakan pajak progresif. Parkir inap itu memiliki fasilitas yang tak kalah dengan parkir reguler. "Parkir inap itu fasilitasnya gak kalah dengan parkir reguler. Bahkan, ada  fasilitas kanopi. Ada juga shuttle-nya yang untuk antar jemput ke terminal," ujar PR Manager AP II Achmad Syahir kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (17/3/2015).

Lebih lanjut kata dia, selain fasilitas itu, parkir inap itu juga memiliki fasilitas penjaminan kendaraan atau asuransi. Bahkan, pengamanan di parkir inap kata Syahir mencapai 24 jam. "Lalu ada asuransi kerusakan atau kehilangan, dan pengamanannya juga 24 jam. Jadi bagi pengguna jasa yang lebih dari empat jam parkir, kami sarankan jangan parkir di parkir reguler," kata dia.

Saat ini, parkir inap kata Syahir sudah tersedia di Terminal 1,2, 3 dan di depan Kantor AP II di Bandara Soetta. Parkir inap Bandara Internasional Soekarno-Hatta mampu menampung 1.690 kendaraan roda empat. Sementara itu, kapasitas parkir reguler mencapai 7.800 kendaraan.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X