Direktur Utama BTPN, Jerry Ng mengungkapkan, terhitung sejak 2008, merupakan tahun ketujuh BTPN tidak membagikan dividen kepada pemegang saham. Laba bersih BTPN 2014 lalu sebesar Rp 1,85 triliun sepenuhnya diputuskan sebagai saldo laba perseroan.
"Belum ditentukan penggunaanya dan masih menjadi retained earnings," ujar Jerry di Jakarta, Kamis (26/3).
Per 31 Desember 2014, aset BTPN tercatat sebesar Rp 75 triliun. Angka ini meningkat 8% secara tahunan. Sementara itu, laba bersih setelah pajak BTPN pada akhir Desember 2014 sebesar Rp 1,85 triliun.
Selain menyepakati untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2014 kepada pemegang saham, RUPS Tahunan BTPN juga menyetujui tambahan dua anggota direksi.
Pertama adalah Wolf Arno Kluge yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Risk Officer BTPN. Kedua yaitu Maya Kartika yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Human Capital BTPN. (Dea Chadiza Syafina)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.